PermataBank Beri Kredit Sindikasi Rp380 M ke Andalan Finance

Monday 25 Nov 2013, 9 : 15 pm

JAKARTA-PermataBank  kembali  bertindak  sebagai  Mandated  Lead  Arranger memimpin pemberian  kredit  sindikasi  yang  kedua kalinya kepada PT Andalan Finance Indonesia.  Bank lain yang menjadi peserta kredit sindikasi ini adalah BPD DI Yogyakarta, Bank Jabar Baten BPD Papua dan BPD Jateng. Besaran sindikasi yang diberikan masing-masing  PermataBank    Rp 100 Miliar, BPD Rp 80 Miliar, BPD Jabar-Banten & Papua  @ Rp 75 Miliar dan BPD Jateng  Rp 50 Miliar.

Hadir dalam penandatanganan kredit Ardi Sedaka, Head Client Relationship 2 PermataBank,  Sebastianus  Harno  Budi Direktur Utama PT Andalan Finance Indonesia,  Frans  F.  Rundengan  Managing  Director  PT Andalan Finance Indonesia,  Supriyatno  Direktur Utama dari Bank Pembangunan Daerah DIY, Rudy  Purwadhi – Pemimpin Cabang Semarang Bank Pembangunan Daerah Jabar dan Banten,  Johan  Kafiar  –  Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah Papua dan
Joko Sambodo  Direktur Pemasaran dari Bank Pembangunan Daerah Jateng.

Menurut Head Client Relationship PermataBank, Ardi Sedaka, pemberian kredit sindikasi ini merupakan kali kedua yang dilakukan PermataBank kepada Andalan Finance. Fasilitas ini sebagai wujud nyata PermataBank dalam mendukung bisnis pembiayaan dan diharapkan bisa menopang ekspansi Andalan Finance.  “Kami sangat  gembira  dapat  memimpin  dan  ikut  berpartisipasi  kembali  dalam memberikan  kredit  sindikasi  ini  kepada  PT  Andalan  Finance Indonesia,” jelas Ardi  Sedaka  

Fasilitas  ini  merupakan  wujud  nyata  PermataBank dalam mendukung bisnis pembiayaan  secara  berkelanjutan,  dimana  kami  memiliki rekam jejak yang panjang  di  bidang  ini.  Dengan pemberian kredit ini, kami harapkan dapat menopang  ekspansi bisnis PT Andalan Finance Indonesia, khususnya di segmen pembiayaan konsumen (Consumer Finance) di seluruh wilayah Indonesia” Tanggapan   positif   yang  diberikan  Bank  mitra,  dalam  hal  ini  Bank Pembangunan  Daerah  Propinsi  Daerah Istimewa Yogyakarta, Bank Pembangunan Daerah  Jawa  Barat dan Banten Tbk., Bank Pembangunan Daerah Papua dan Bank Pembangunan   Daerah  Jawa  Tengah  dalam  sindikasi  kredit  semacam  ini, mendorong  PermataBank  untuk lebih aktif dalam menjajaki kerjasama sejenis dengan  bank-bank  mitra.  Selain  dapat mengakomodasi permintaan pendanaan dalam  jumlah  besar,  pengelolaan  resiko juga akan semakin baik mengingat adanya  sharing risk di antara bank peserta sindikasi”, jelas Ardi .

Sementara itu, Direktur Utama Andalan Finance, Sebastianus Harno Budi, sejauh ini perusahaan lebih fokus pada pembiayaan otomotif dalam bentuk pembiayaan konsumen dan sewa guna usaha. “Andalan Finance Indonesia merupakan kelompok usaha Nasmoco Group,” ujarnya.

Hingga September 2013, kata Harno, Andalan Finance sudah melakukan pembiayaan baru mencapai Rp2 triliun atau meningkat 77 persen dibandingkan dengan periode yang sama 2012. “Andalan Finance Indonesia telah bertumbuh lebih dari 50 persen,” ucap Harno.

Dia mengatakan, hingga akhir kuartal ketiga tahun ini total aset Andalan Finance mencapai Rp3 triliun. “Selama ini Andalan Finance Indonesia telah menjadi kekuatan tersendiri bagi Nasmoco Group,” kata Harno

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Awal Pekan, IHSG Diperkirakan antara 5.228-5.623 Poin

JAKARTA-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan
Partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia bersatu

Daftar Serentak ke KPU, Pengamat: Soliditas KIB Masih Terjaga

JAKARTA-Tiga partai anggota Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) mendaftarkan diri bersamaan