Permintaan Sembako di Tangsel Meningkat

Ilustrasi

TANGERANG- Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), memastikan adanya kenaikan permintaan sejumlah bahan pangan menjelang natal dan tahun baru. 

Kepala Bidang DPKP Aep Saripudin menjelaskan, prosentase rata-rata lonjakan konsumsi warga Tangsel, menjelang natal dan tahun baru dikisaran 1 hingga 21 persen dibanding konsumsi di bulan-bulan lainnya. 

“Memang ada peningkatan konsumsi masyarakat pada bulan Desember, khususnya menghadapi natal dan tahun baru. Terutama pada daging ayam di periode tahun baru konsumsinya naik hingga 21,50,” kata Aep Sariupudin, Kepala Bidang Ketersediaan dan distribusi Pangan DPKP Tangsel, Selasa 3 Desember 2019.

Selain daging ayam, permintaan daging sapi dan cabai rawit juga ikut naik. Dengan prosentase peningkatan konsumsi antara 18,5 persen untuk daging sapi dan 10,50 persen untuk cabai rawit. 

Baca :  Gula Pasir Langka, Kemendag Diminta Segera Operasi Pasar

“Itu untuk periode tahun baru, kalau natal itu yang meningkat pada permintaan telur ayam ras. Kenaikannya hingga 13,5 persen,” ucapnya. 

Sementara untuk komoditas pangan seperti beras, bawang merah, gula pasir, bawang putih kenaikannya berkisar 0,50 sampai 3 persen dibanding konsumsi harian biasa.  Namun begitu, periode konsumsi dibulan Desember dengan adanya perayaan natal dan tahun baru, masih lebih kecil dibandingkan dengan adanya ibadah puasa dan perayaan idul fitri. 

“Khususnya idul fitri, konsumsi tertinggi kita di periode itu. Kenaikan konsumsinya bisa 20 sampai 30 kali lipat,” ucap Aep.