Pertumbuhan Ekonomi di Triwulan III-2014 Masih Melambat

Ilustrasi

JAKARTA-Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan ekonomi triwulan III -2014 sebesar 5,01% (yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi pada triwulan II-2014 sebesar 5,12% (yoy).

Untuk tiga triwulan pertama tahun 2014 pertumbuhan ekonomi tercatat 5,11%.

Realisasi pertumbuhan PDB ini sejalan dengan perkiraan BI bahwa pertumbuhan ekonomi untuk tahun 2014 akan cenderung berada dalam batas bawah kisaran 5,1%-5,5%.

Direktur Departemen Komunikasi BI, Peter Jacobs menjelaskan konsumsi swasta tercatat masih tumbuh cukup tinggi yaitu 5,44% pada triwulan III-2014, meskipun lebih rendah dari triwulan II-2014 sehubungan dengan pengeluaran pascapemilu.

Kinerja investasi juga masih tumbuh cukup baik yaitu tercatat 4,02% pada triwulan III- 2014, meskipun melambat dari triwulan sebelumnya didorong oleh terkontraksinya investasi nonbangunan terutama investasi alat angkut dan alat berat.

Baca :  Kontribusi Bank Indonesia Daerah

“Di sisi lain, konsumsi pemerintah tumbuh meningkat didorong oleh penyerapan belanja barang yang lebih kuat. Secara keseluruhan permintaan domestik masih menjadi penopang pertumbuhan ekonomi,” jelasnya di Jakarta, Rabu (5/11).

Dari sisi eksternal, ujarnya kinerja ekspor cenderung membaik, meskipun mengalami kontraksi, sejalan dengan terselesaikannya permasalahan ekspor barang tambang dan mulai meningkatnya ekspor manufaktur. Sejalan dengan itu, pertumbuhan impor masih mengalami kontraksi sebagai respon atas moderasi permintaan domestik yang masih berlanjut.

Namun demikian, BI memandang bahwa perlambatan pertumbuhan ekonomi di triwulan III-2014 tersebut masih sejalan dengan langkah pengelolaan stabilitas makroekonomi yang dilakukan oleh BI bersama Pemerintah selama ini, terutama untuk mengendalikan inflasi dan defisit transaksi berjalan.

Baca :  Meningkat, Cadev April 2020 Sebesar USD127,9 Miliar

“BI akan terus memonitor berbagai perkembangan baik domestik maupun eksternal dan memastikan agar perekonomian nasional ke depan berjalan dengan sehat dan berkelanjutan,” pungkasnya.