Pertumbuhan Ekonomi Jatim Ditopang Eksportir

SURABAYA-Pemerintah Daerah Jawa Timur memberikan penghargaan kepada sejumlah perusahaan karena berprestasi dalam meningkatkan perdagangan dan pertumbuhan ekonomi. “Penganugerahan penghargaan eksportir berprestasi 2013 ini agar eksportir Jawa Timur yang telah berprestasi menyumbangkan devisa terhadap ekonomi Jatim terus maju tumbuh dengan baik,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur Budi Setiawan, di Surabaya, Kamis (19/12).

Budi Setiawan menambahkan penghargaan tersebut juga untuk membangkitkan dan memotivasi eksportir agar terus maju menumbuhkan kinerja ekspornya. Perhargaan dan apresiasi industri dan perdagangan berprestasi 2013 ada empat katagori, yakni pertama eksportir berkinerja, eksportir pembangunan merek global, eksportir potensi unggulan dan kategori eksportir pelopor pasar baru.

Penilaian penghagaan eksportir terdiri dari beberapa kreterianya di antaranya melakukan gegiatan ekspor selama tiga tahun terus-menerus, telah memiliki kelengkapan legalitas, mempunyai produk ekspor yang bernilai tambah dan mempunyai tren pertumbuhan ekspor yang positif.

Perhargaan kategori eksportir berkinerja jatuh pada PT Bumi Menara Inter Nusa, PT Aneka Tuna Indonesia, PT Asal Jaya. Katagori eksportir pembangunan merk global jatuh pada PT Ajinimoto Indonesia, PT Wing Surya, PT Intera Vera, PT Sorimi Agro Asia CoorporindoTBK. Pemenang kategori eksportir potensi unggulan diberikan kepada PT Kelola Mina Laut, PT Karno Indonesia Potensial, PT Interlingston Indonesia.

Kemudian penerima eksportier potensi unggulan diberikan kepada Perum Perhutani KBN II, PT Saka Baja. Untuk pemenang Apresiasi Primaniyarta tingkat nasional 2013 kategori eksportir berkinerja PT Kurnia Anggun, pemenang eksportir merk global nasional PT Mega Surya Mas produk sabun, PT Sekar Bumi Tbk produk makanan olahan, PT Pismatex Texstile Industri, pemenang eksportir potensi unggulan nasional PT Karunia Catur Perkasa, PT Promusi Dagang Asia, CV Sekawan Cosmetik, pemenang pelopor eksportir pasar baru diberikan PT Eta Indonesia.

Dari data Disperindag Jatim mencatat nilai perdagangan antar pulau Jawa Timur  triwulan III mengalami kenaikan yang cukup tajam  hingga mencapai 251.623 triliun. Kondisi ini berbeda dengan nilai impor dan ekspor yang mengalami penurunan.

Penghargaan bagi 23 eksportir berprestasi di Jatim tersebut adalah para eksportir berskala besar maupun kecil yang dapat meningkatkan nilai perdagangan, baik perdagangan ke luar negeri maupun perdagangan antar pulau (dalam negeri).

Menurut dia, perusahaan-perusahaan dan para pedagang yang mendapat penghargaan tersebut terbukti berhasil melakukan dan meningkatkan nilai ekspor minimal selama tiga tahun berturut-turut.“Nah, dengan apresiasi ini, Pemprov Jatim berharap ke depan ekspor, baik ke luar negeri maupun perdagangan antar pulau nilai makin meningkat,” tegas Budi.

 

Baca :  KPU Bali: Berkas Paket Winasa-Sudiartana Tidak Lengkap