Pertumbuhan Kredit Tahun 2014 Diperkirakan Melambat

Wednesday 15 Jan 2014, 7 : 53 pm
by

JAKARTA-Survei Perbankan triwulan IV-2013 mengindikasikan pertumbuhan kredit masih dalam tren melambat. Indikasi tersebut tercermin dari angka saldo bersih tertimbang (SBT) hasil survei permintaan kredit baru triwulan IV-2013 yang turun dari 90,0% di triwulan sebelumnya menjadi 88,5%.

Keterangan tertulis Divisi Statistik Sektor Rill, Departemen Statistik Bank Indonesia (BI) menjelaskan, perlambatan tercatat pada seluruh sektor dan seluruh jenis penggunaan kredit. Penurunan terbesar terhadap permintaan kredit baru terjadi pada KPR/KPA sebagai respons atas kenaikan suku bunga dan diterapkannya kebijakan lanjutan Bank Indonesia mengenai Loan to Value (LTV) pada September 2013. “Perlambatan pertumbuhan kredit diperkirakan berlanjut pada 2014,” seperti yang dikutip dari www.bi.go.id, Rabu (15/1).

Kondisi ini tercermin pada sebagian besar responden yang memperkirakan pertumbuhan kredit menjadi 19,1% (yoy), melambat dibandingkan perkiraan pertumbuhan kredit tahun 2013 (20,8%, yoy). Pertimbangan utama responden dalam memproyeksikan perlambatan pertumbuhan kredit yakni tren pelemahan pertumbuhan ekonomi dan kenaikan suku bunga kredit.

Hasil Survei Perbankan menunjukkan suku bunga perbankan, baik suku bunga dana maupun suku bunga kredit, diperkirakan meningkat pada triwulan I-2014. Rata-rata responden memperkirakan suku bunga dana (cost of fund) meningkat sebesar 128 bps, sedangkan suku bunga kredit modal kerja, kredit investasi dan kredit konsumsi masing-masing mengalami kenaikan sebesar 27 bps, 16 bps dan 6 bps.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

DPD Usulkan Staf Desa Dijadikan PNS

RUTENG-Dewan Perwakilan Daerah  Republik Indonesia (DPD RI) mengusulkan agar para

Ketua GEMA MKGR Puji Kinerja Dan Inovasi Wali Kota Bekasi Tangani Virus Corona

BEKASI – Ketua GEMA MKGR Kota Bekasi, Syahrul Ramadhan puji