Pertumbuhan Penjualan Eceran Melambat

Monday 9 Jun 2014, 4 : 42 pm
by

JAKARTA-Hasil Survei Penjualan Eceran bulan April 2014 menunjukkan pertumbuhan penjualan eceran yang melambat. Hal ini tercermin dari pertumbuhan tahunan Indeks Penjualan Riil (IPR) yang turun dari 17,0% (yoy) pada Maret 2014 menjadi 16,2% (yoy) pada April 2014.

Keterangan tertulis Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) menyebutkan, perlambatan tersebut terutama didorong oleh perlambatan pada kelompok suku cadang dan aksesoris, kelompok bahan bakar kendaraan, dan kelompok barang budaya dan rekreasi. Dari 10 kota yang disurvei BI , perlambatan terutama terjadi di kota Jakarta dan Surabaya. Sementara itu, pada Mei 2014 penjualan eceran diperkirakan stabil dengan pertumbuhan IPR sebesar 16,3% (yoy). “Survei juga mengindikasikan bahwa ekspektasi terhadap tekanan harga pada 3 bulan mendatang (Juli 2014) diperkirakan meningkat,” seperti dikutip dari laman bi.go.id di Jakarta, Senin (9/6).

Baca juga :  CIMB Niaga Tawarkan Paket Sembako Murah

Menurutnya, indikasi ini terlihat dari Indeks Ekspektasi Harga (IEH) 3 bulan mendatang sebesar 151,6, meningkat 6,1 poin dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 145,5. Pada 6 bulan mendatang, IEH diperkirakan sebesar 133,4, menurun 0,4 poin dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 133,8

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

gatti

Adalah jurnalis senior yang memiliki spesialisasi dalam membuat analisis ekonomi dan politik.

Komentar


HI THERE!

Eu qui dicat praesent iracundia, fierent partiendo referrentur ne est, ius ea falli dolor copiosae. Usu atqui veniam ea, his oportere facilisis suscipiantur ei. Qui in meliore conceptam, nam esse option eu. Oratio voluptatibus ex vel.

Wawancara

BANNER

Berita Populer

Don't Miss

Industri Daur Ulang Bisa Kurangi Impor Platik

JAKARTA-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong peningkatan nilai tambah terhadap limbah

DPR Setujui Pagu Anggaran Kemenkeu Tahun 2019 Sebesar Rp 45,2 Triliun

JAKARTA-Komisi XI DPR RI menyetujui Pagu Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu)