Perusahaan Tak Jelas Minta Banyak Impor Baja

Wednesday 4 Jun 2014, 8 : 38 pm

JAKARTA-Pemerintah mengindikasikan adanya perusahaan manufaktur yang tidak jelas meminta impor baja lebih banyak. Tindakan inilah yang membuat neraca perdagangan mengalami defisit. “Banyak yang abal-abal, perusahaan tidak terkenal minta impor, justru yang minta seperti Toyota, Nissan itu sesuai kebutuhan, ” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Basis Industri Manufaktur (BIM) Kementerian Perindustrian, Harjanto, Rabu, (4/06/2014).

Menurut Harjanto, pengetatan impor mau tak mau harus dilakukan terutama untuk barang-barang kebutuhan Industri manufaktur. Hal itu karena jumlah industri baja yang ilegal lebih banyak dibandingkan dengan jumlah industri baja yang legal. “Yang di luar itu,  yang tidak terkenal, justru minta impornya luar biasa besar, itu yang mengakibatkan neraca perdagangan anjlok,” terangnya.

Baca juga :  Indonesia Kini Produsen Semen Terbesar Asia Tenggara

Lebih jauh kata Harjanto,  saat ini masih banyak kasus permintaan impor oleh salah satu perusahaan baja dimana permintaan tersebut tidak sinkron dengan kebutuhan yang diperlukan. “Kasus contoh ada satu investasi minta rekomendasi bangun pabrik 11 juta meter, contoh di tekstil, kemudian saya periksa, investasi hanya Rp 1 miliar, apa mungkin 11 juta meter hanya investasi Rp 1 miliar, tidak masuk akal itu,” ungkapnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

Agus Eko

Adalah wartawan senior di Indonesia. Karya-karya jurnalisnya sangat menarik dan memberikan pandangan mendalam terhadap berbagai isu terkini.

Komentar


HI THERE!

Eu qui dicat praesent iracundia, fierent partiendo referrentur ne est, ius ea falli dolor copiosae. Usu atqui veniam ea, his oportere facilisis suscipiantur ei. Qui in meliore conceptam, nam esse option eu. Oratio voluptatibus ex vel.

Wawancara

BANNER

Berita Populer

Don't Miss

Pengamat Prediksi Rupiah Bisa Menguat

JAKARTA–Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada

Partai Golkar Kota Bekasi Sukses Adakan Rangkaian HUT Partai Ke 56

BEKASI-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bekasi sukses menjalankan