Petani Perlu Subsidi Paska Panen

JAKARTA-DPR mendesak agar pemerintah memberikan subsidi harga paska panen kepada petani. Dengan begitu petani merasa mendapatkan perhantian pemerintah.

“Saat inikan harga gabah hanya sekitar Rp3750/kg, ini terlalu rendah, petani tak mendapatkan apa-apa. Kalau subsidi pasca panen, pasti petani berlomba-lomba untuk tingkatkan hasil produksi,” kata anggota Komisi IV DPR Darori Wonodipuro kepada wartawan di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Mantan Dirjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) ini menambahkan menjadi petani di Indonesia sangat menyedihkan. Berbeda dengan Jepang, menjadi petani di sana menjadi kebanggaan.

“Harga beras di sana sekitar Rp50.000/Kg, karena mendapat subsidi pemerintah,” tambahnya.

Darori mengkritisi kebijakan pemerintah yang memberikan bantuan alat-alat pertanian (alsintan). Karena hal itu dinilai tidak efektif dalam menyejahterakan kehidupan petani.

Baca :  Pertamina Raup Untung USD 570 Juta

“Sama halnya dengan subsidi pupuk, tidak mengenai sasaran,” tegasnya.

Lebih jauh kata Darori, mengandalkan peran Bulog yang menjadi stabilisator harga dan diminta mencari keuntungan tentu tidak mudah.

“Ya, kasihan juga Pak Budi Waseso, meski punya banyak kebijakan, tapi tidak tidak bisa maksimal. Karena disuruh cari keuntungan, ya mana bisa,” paparnya. ***