Pilih Reksa Dana Pasar Uang atau Deposito

Saturday 15 Jun 2024, 11 : 09 am
Dimas Ardhinugraha, Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI

Oleh: Dimas Ardhinugraha

Di era suku bunga tinggi, deposito acapkali menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menempatkan uang dengan aman, namun masih mendapatkan imbal hasil yang menarik.

Reksa dana pasar uang sebagai salah satu instrumen investasi, seringkali disandingkan dengan deposito karena memiliki tingkat risiko dan potensi imbal hasil yang kurang lebih sama.

Lalu mana yang lebih baik, reksa dana pasar uang atau deposito? Simak penjelasan berikut dibawah.

Potensi imbal hasil

Reksa dana pasar uang dan deposito seringkali dibanding-bandingkan karena keduanya termasuk instrumen pasar uang dan memiliki tingkat risiko serta potensi imbal hasil yang hampir sama. Jika digali lebih dalam lagi, satu hal yang membedakan adalah yang satu produk investasi (reksa dana pasar uang), sementara satunya lagi adalah produk perbankan (deposito).

Baca juga :  Lembaga Peradilan Menjadi Momok Menakutkan

Sebagai produk investasi, reksa dana pasar uang memiliki potensi imbal hasil yang kompetitif dengan deposito. Kinerja reksa dana pasar uang setahun terakhir tercatat cukup tangguh menandingi bunga deposito bank-bank besar.

Misalnya Reksa Dana Manulife Dana Kas II (“MDK II”) di kisaran 4,25% selama setahun terakhir (per April 2024, bukan objek pajak). Sementara, bunga aktual dari deposito berjangka 1 bulan di bank-bank besar di Indonesia saat ini memberikan bunga di kisaran 2,02% per tahun (setelah dipotong pajak 20%).

Aman

Reksa dana pasar uang dan deposito merupakan produk investasi dan produk perbankan yang sama-sama diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”).

Khusus deposito, untuk setiap simpanan nasabah dengan nilai maksimum Rp2 miliar, masih dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (“LPS”).

Penempatan dana dan fleksibilitas

Di reksa dana pasar uang, masyarakat bisa mulai berinvestasi hanya mulai dari Rp10 ribu saja (untuk beberapa produk pasar uang), sementara di deposito beberapa bank mensyaratkan minimum penempatan mulai dari Rp5 juta.

Baca juga :  Rakyat Indonesia Belum Maharddhika ’Merdeka’

Reksa dana pasar uang juga memiliki fleksibilitas yang lebih tinggi (dari sisi jumlah dana – bisa menambah nilai investasi ataupun mencairkan hasil investasi/termasuk pencairan sebagian tanpa biaya; dan jangka waktu – jangka waktu bebas, sesuaikan dengan tujuan), sehingga membuat reksa dana pasar uang ideal digunakan sebagai sarana penyimpanan dana yang akan digunakan dalam waktu sangat dekat, atau dana darurat yang harus siap setiap saat.

Berbeda dengan produk deposito, ada jangka waktu penempatan yang sudah ditetapkan sesuai aturan (mulai dari satu bulan, tiga bulan, enam bulan, hingga 12 bulan). Jika dana dicairkan sebelum jatuh tempo, maka nasabah akan dikenakan penalti.

Sesuaikan dengan tujuan dan rencana keuangan masing-masing

Setelah melihat perbandingan antara reksa dana pasar uang dan deposito, mana yang lebih baik? Jawabannya dikembalikan lagi kepada tujuan dan rencana keuangan dari masing-masing individu. Reksa dana pasar uang, idealnya digunakan untuk menumbuhkan modal dalam jangka pendek.

Baca juga :  Jokowi Harus Tuntaskan Skandal BTS Gate

Dana untuk keperluan jangka pendek sebaiknya tak rentan terpapar fluktuasi.

Ketika sebagian besar orang memilih tabungan karena likuid, produk ini menawarkan lebih: likuiditas dan potensi imbal hasil lebih tinggi yang secara fakta lebih menguntungkan investornya.

Disisi lain, jika pilihannya adalah untuk menyimpan dana, dan tidak ingin diambil sebelum waktunya tiba, deposito adalah pilihannya.

Jadi, pilih yang mana?

Penulis aalah Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) di Jakarta

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

Berita Moneter

Redaktur Berita Moneter

Komentar


HI THERE!

Eu qui dicat praesent iracundia, fierent partiendo referrentur ne est, ius ea falli dolor copiosae. Usu atqui veniam ea, his oportere facilisis suscipiantur ei. Qui in meliore conceptam, nam esse option eu. Oratio voluptatibus ex vel.

Wawancara

BANNER

Berita Populer

Don't Miss

masa penawaran umum saham Ace Oldfields dengan nilai nominal Rp50 per lembar tersebut selama kurun 18-21 Oktober 2021

Saham Ace Oldfields (KUAS) Alami Oversubscribed

JAKARTA-Perusahaan yang bidang produksi peralatan dan perlengkapan pengecatan, PT Ace

DPR: Green Energy dan Green Industry Jadi Bagian Kehidupan

JAKARTA– Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin mendukung langkah Menteri