Pilpres Diharap Bisa Hemat Anggaran Rp 3,2 Triliun

JAKARTA-Pemilu Presiden 2014 diharapkan memang hanya satu putaran saja. Maka dengan begitu dana APBN untuk pesta demokrasi ini tak terlalu boros. “Penghematan sekitar Rp 3,2 triliun berpotensi diperoleh dari tidak adanya putaran kedua Pemilu Presiden,” kata Menteri Keuangan Chatib Basri yang dikutip dari situs resmi Sekretariat Kabinet, di Jakarta, Jumat (6/6/2014)

Lebih jauh Chatib menjelaskan dana yang bisa dihemat ini   bisa digunakan untuk membantu program lainnya. Misalnya, membantu menekan kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi 2 juta kiloliter (kl) menjadi sekitar 46 juta kl.

Opsi ini sudah dituangkan dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 1 Tahun 2013 tentang Larangan Penggunaan BBM Bersubsidi di Sektor Tambang, Industri, Perkebunan serta Kendaraan Dinas Pemerintah. “Kalau kita melakukan ini bisa hemat sekitar 2,85 juta kl, tapi mesti dieksplore lagi,” kata Chatib.

Selain itu, lanjut Chatib, ada pula opsi untuk menaikkan tarif listrik enam golongan pelanggan, dengan perkiraan anggaran yang dapat dihemat sekitar Rp 8,51 triliun. (ek)