Polisi Tangsel Bekuk Bandar Besar Sabu Jaringan Malaysia

Ilustrasi

TANGERANG-Satuan Reserse Narkotika Polres Tangerang Selatan (Tangsel) membekuk tiga bandar besar sabu dari tiga jaringan peredaran narkotika. Dari tiga pelaku tersebut, polisi berhasil menyita 2,5 kilogram sabu dan puluhan butir ekstasi dan H5.

Hingga berita ini diturunkan, Polisi, masih melakukan upaya pengembangan dari tiga perkara yang berhasil teeungkap itu.

“Kami amankan 3 pelaku SB, 38, AW, 44, dan SW,28 yang terdiri dari 3 perkara berbeda yang terjadi di wilayah Tangerang Selatan dalm kurun 2 minggu,” ucap Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan, Rabu (28/11/2018).

Dari tiga pelaku, Polisi menyita barang bukti total yang diamankan sebanyak 2,5 kilogram sabu, puluhan butir ekstasi dan pil H5.

Kapolres menerangkan, dari pengungkapan tiga perkara pidana narkotika ini, pengungkapan dengan pelaku AW merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya, yang terindikasi dari jaringan pengedar narkotika asal Malaysia.

“Kami sita paling banyak dari pelaku AW, sebanyak 1,6 kilo gram sabu. Sabu ini siap diedarkan ke tempat hiburan di Jakarta,” kata dia.

Untuk mengelabui petugas, pelaku AW lanjut Kapolres menyimpan barang bukti sabu 1,6 kilo gram itu dalam kemasan teh Cina yang di simpan di dalam koper.

Atas perbuatan ketiga pelaku, terancam dijerat pasal pengedar, sesuai pasal 114 ayat 2 dengan ancaman pidana penjara minimal 5 tahun dan maksima seumur hidup.

Selain pengedar AW, dua tersangka lainnya, SB dan SW dengan barang bukti masing-masing 136,7 gram sabu dan 800 gram serta 94 butir pil ekstasi.

Polisi memastikan, masih akan mengembangkan tiga perkara peredaran narkotika tersebut, terlebih AW diindikasikan mendapat sabu dari luar negeri.

“Kalau dilihat dari jumlah, kualitas sabu dan cara pengemasaanya, ini memang dari luar negeri. Tapi kami akan kembangkan lagi,” terang Kapolres.

Kasat Narkoba Polres Tangsel AKP Kresno Wisnu Putranto menjelaskan, akan semakin menggiatkan operasi jajaran, terutama menghadapi masa pergantian tahun.

“Tahun baru biasanya ada indikasi persiapan malam tahun baru, kami akan terus meningkatkan pengawasan untuk menghalau jaringan ini,” pungkasnya. (Raja Tama)