PPAD Dukung Gugatan UU BUMN

Para pemohon uji materiil UU BUMN Nomor Perkara 14/PUU-XVI/2018, Letjen TNI (Pur) Kiki Syahnakri (tengah baju hijau) dan AM Putut Prabantoro (tengah baju batik) yang didampingi kuasa hukum Tim Advokasi Kedualatan Ekonomi Indonesia (TAKEN), Selasa (3/4/2018).

JAKARTA-Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) menyatakan dukungannya terhadap gugatan (judicial review) atas UU No. 19 tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pernyataan gugatan terhadap perkara dengan Nomor Perkara 14/PUU-XVI/2018, ditegaskan dalam forum “Kajian Strategis Konflik China – AS dan Dampaknya Terhadap Indonesia”, yang diadakan oleh PPAD di Jakarta, Senin (3/4).

Sementara itu, sidang uji materiil UU BUMN pada Selasa (3/4) yang dimaksud untuk mendengarkan keterangan Presiden dan DPR dinyatakan oleh Hakim Ketua Anwar Usman ditunda. Alasannya adalah DPR tidak hadir dalam sidang tersebut dan pemerintah meminta penundaan sidang.

Hadir dalam sidang tersebut para hakim konstitusi lainnya yakni Suhartoyo, I Dewa Gede Palguna, Manahan MP Sitompul, Wahiduddin Adams, Maria Farida Indrati, Saldi Isra dan Cholidin Nasir (Panitera Pengganti). Sementara dari pemerintah diwakili Ninik Hariwanti (Kementerian Hukum dan Ham ), Noor Ida Khomsiyanti (Kementerian BUMN) dan Fahresa Muchtar (Kementerian BUMN).

Baca :  WP Karyawan Dapat Lapor SPT Tahunan Melalui Website Ditjen Pajak

Hadir pula dalam sidang tersebut kedua pemohon yakni Albertus Magnus Putut Prabantoro dan Letjen TNI (Pur) Kiki Syahnakri serta kuasa hukum para pemohon, Tim Advokasi Kedaulatan Ekonomi Indonesia (TAKEN) yang terdiri dari Sandra Nangoy, Benny Sabdo Nugroho, Gregorius Retas Daeng, Alvin Widianto Pratomo, Bonifasius Falakhi dan Hermawi Taslim.

“Kepada para hadirin diberitahukan bahwa Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat mendukung uji materiil atas UU BUMN khususnya terhadap pasal 2 ayat 1 (a) dan (b) dan pasal 4 ayat 4 yang telah memasuki persidangan,” tegas Ketua Umum PPAD, Letjen TNI (Pur) Kiki Syahnakri yang juga merupakan salah satu pemohon gugatan.