PT Delameta Bilano dan PT MAB Jajaki Kerjasama Pengembangan Mobil Listrik

Direktur Utama Delameta Bilano Ir. T Bayu Wicaksono mengapresiasi kesediaan jajaran direksi PT Mobil Anak Bangsa (MAB) yang dipimpin Direktur Utama MAB MayJen TNI (Purn.) Leonard ketika bersilaturahmi di kantor MAB di Jakarta (16/01/2020).

JAKARTA-PT Delameta Bilano dan PT Mobil Anak Bangsa (MAB) menjajaki beberapa peluang kerjasama ke depan. Salah satunya, kerjasama pengembangan mobil listrik di Indonesia.

Hal ini terungkap saat Direktur Utama Delameta Bilano Ir. T Bayu Wicaksono bersilaturahmi dengan jajaran direksi PT MAB yang dipimpin Direktur Utama MAB MayJen TNI (Purn.) Leonard di Kantor MAB di Jakarta, Kamis (16/01).

“Kami dari Delameta Bilano merasa sangat senang bersilaturahmi dengan jajaran direksi MAB, sambil menjajaki beberapa peluang kerjasama ke depan. Kami ingin berkontribusi dalam pengembangan mobil listrik di Indonesia,” ujar Bayu Wicaksono.

Bayu Wicaksono menjelaskan Delameta Bilano sebagai perusahan berpengalaman. Perusahaan ini berkecimpung di bidang transportasi dengan produk-produk inovasi seperti palang lajur otomatis, E-payment, sistem pembacaan plat nomor otomatis, intelijen traffic commander center, intelijen parking sistem

Baca :  Jasa Marga Raup Laba Bersih Rp2,2 triliun

Sejauh ini, lanjutnya, Delameta yang juga memiliki ijin Payment Gateway dari Bank Indonesia (BI).

Saat ini, Delameta mengelola transaksi cashless di 19 ruas tol di Indonesia termasuk mendukung ruas Tol di Ibukota baru Balikpapan-Samarinda, dan juga lintas ekosistem transportasi seperti Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Transjakarta, Kargo Bandara Soekarno-Hatta Int Airport.

“Delameta Bilano juga tengah membangun kawasan manufaktur teknologi terintegrasi di kawasan Industri Sadang Purwakarta,” kata Bayu Wicaksono yang didampingi tim Delameta George Kuahaty (Komisaris), MayJend TNI (Purn) Unggul K Yudoyono (Senior Advisor), Reza RH (Direktur Operasional), Ivan (GM Business Development) dan Hirzi (Manager Business Development), Aloy Rebong (Advisor) dan Wina.

Masih menurut Bayu Wicaksono, PT. Delameta Bilano adalah perusahaan nasional yang berusia 29 tahun dan berdiri di Jakarta pada tanggal 18 Mei tahun 1990.

Baca :  Survei BI: Optimisme Konsumen Meningkat Pada September 2018

Delameta Bilano memiliki visi menjadi perusahaan industri kebanggaan nasional yang terkemuka di regional serta sehat secara operasional & finansial.

Delameta Bilano memiliki Misi untuk menjadi perusahaan yang mengedepankan riset dalam negeri yang mampu menciptakan produk unggulan bangsa yang berdaya saing di pasar nasional maupun global serta mengedepankan nilai-nilai kolaborasi & sinergi.

Sebelumnya, ketika membuka acara diskusi Direktur Utama PT MAB MayJend TNI (Purn.) Leonard mengatakan MAB digagas dan didirikan dengan fokus bergerak dalam rekayasa mobil listrik sebagai mobil transportasi umum di Indonesia.

“Mobil listrik MAB adalah solusi terhadap angkutan kota yang tidak ramah lingkungan dan kami berharap dapat mendukung upaya pemerintah mengurangi polusi udara,”ujar Leonard.

Baca :  Delameta Bilano Paparkan Program di Kantor KSP

Leonard berharap dukungan pemerintah agar semakin bisa dipacu industri mobil listrik di dalam negeri lebih cepat berkembang.

“Kami sudah menjual produksi bis listrik perdana ke PT Payton dan sedang memproduksi banyak bis listrik untuk memenuhi order PPD untuk kebutuhan angkutan kota,” jelasnya.

Leonard mengajak PT Delameta Bilano untuk berkolaborasi dalam menjawab perkembangan teknologi transportasi ke depan.

“Kita siap bekerjasama, berkolaborasi dengan Delameta, apa saja yang bisa kita kolaborasikan akan kita diskusikan lebih lanjut dalam pertemuan berikutnya,” ujar Leonard yang didampingi GM Business Development Prabowo Kartoleksono, GM Marketing Harsono Wibowo, dan Direktur Keuangan Kelik.