Regulator Pasar Modal Diminta Dukung Perusahaan Daerah Untuk IPO

Ilustrasi

JAKARTA-Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo) berharap agar Self-Regulation Organization (SRO) pasar modal mendukung mendukung keinginan perusahaan-perusahaan di daerah untuk melakukan penawaran umum perdana saham (IPO).

Harapan tersebut disampaikan Ketua Umum Asprindo, Jose Rizal saat diskusi webinar bertajuk “Go Big with Go Public” bersama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) di Jakarta, Rabu (9/9).

Jose mengatakan, sejauh ini Asprindo mendukung dan mendorong perusahaan-perusahaan maupun usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk dapat memanfaatkan pasar modal sebagai wahana untuk mendapatkan pendanaan.

“Melalui acara ini, kami berharap bisa meningkatkan awareness mengenai manfaat go public sebagai alternatif pendanaan perusahaan,” imbuhnya.

Baca :  Oktober 2014, Aliran Dana Asing Senilai Rp 45,27 Triliun

Selain itu, Asprindo meminta agar regulator pasar modal mendukung pengembangan bisnis perusahaan-perusahaan dan UMKM dengan cara mendorong untuk melakukan IPO di BEI.

Sementara itu, perusahaan yang berkeinginan melakukan IPO bisa mempersiapkan rencana untuk masuk ke dalam capital market ecosystem.

“Timing yang tepat merupakan salah satu kunci kesuksesan IPO dan timing yang tepat bisa datang dan pergi dengan begitu cepat. Saat ini adalah waktu yang paling tepat untuk melakukan persiapan IPO,” katanya