Retail Sales AS Lebih Buruk dari Ekspektasi

JAKARTA-Bursa AS berhasil pulih dari koreksi yang terjadi di awal perdagangan yang dipicu oleh rilis data retail sales AS di Januari yang kembali turun 0.4% YoY, lebih buruk dari ekspektasi. Optimisme pasar kembali membaik memfaktorkan rilis kinerja beberapa emiten yang lebih baik dari ekspektasi dan konsolidasi dua emiten telekomunikasi kabel terbesar di AS. Harga minyak relatif flat semalam sementara harga nikel kembali melemah 1.8% setelah menguat hari sebelumnya. ETF Indonesia di bursa AS menguat 1.7% semalam.

Bursa Asia pagi ini dibuka menguat seiring positifnya sentimen dari bursa AS semalam. Sementara nilai tukar Rupiah kembali melanjutkan penguatannya pagi ini ke level Rp11,950/US$ begitu juga dengan yield SUN 10thn yang kembali turun ke level 8.77% setelah BI menyatakan current account deficit di 4Q13 akan turun signifikan menjadi 1.98% dari GDP dan BI rate dipertahankan di level 7.5%. Dengan membaikanya sentimen di nilai tukar Rupiah dan pasar obligasi serta minimnya sentimen negatif dari regional, IHSG ari ini diperkirakan akan bergerak menguat. IHSG diperkirakan akan mencoba untuk menembus recent high sebelumnya yang merupakan resistance kuat di 4,510. (sumber www.samuel.co.id)