Revisi APBN Agar Postur Anggaran Negara Lebih Realistis

Monday 2 Jun 2014, 8 : 19 pm
by

JAKARTA-Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi dan Pembangunan Prof. Firmanzah. Ph.D mengaku APBN 2014 harus direvisi untuk disesuaikan dengan kondisi terkini. Salah satu fokus perhatian pemerintah dalam APBN-P 2014 adalah revisi penerimaan negara yang semula ditargetkan dalam APBN 2014 sebesar Rp 1.667,1 triliun.

Menurutnya, revisi dari sisi penerimaan dilakukan dengan mempertimbangkan resiko tidak tercapainya penerimaan dari sektor perpajakan yang semula ditargetkan sebesar Rp. 1.280,4 triliun. Apalagi menurunnya pertumbuhan ekonomi Indonesia, juga berpengaruh atas realisasi penerimaan sektor perpajakan di tahun 2014. Karena itu, direvisinya target penerimaan Negara akan berdampak pada penyesuaian dari sisi pengeluaran agar defisit anggaran sesuai dengan amanat UU No. 17 Tahun 2003tentang Keuangan Negara, yaitu tidak boleh melampui dari 3 persen dari PDB.

Baca juga :  Jangan Main ‘Dua Kaki’ Partai Nasdem

Firmanzah mengatakan, salah satu tantangan dari sisi fiskal adalah menjaga subsidi energi sesuai dengan target yang telah ditetapkan di awal, dimana dalam APBN 2014, subsidi BBM ditetapkan sebesar 48 juta kiloliter atau Rp. 210,7 triliun dan subsidi listrik sebessar Rp. 71,3 triliun.

Dia mengatakan Kementrian ESDM tengah mempersiapkan langkah-langkah untuk tetap menjaga besaran subsidi khususnya BBM agar tidak melampui anggaran yang telah ditetapkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

gatti

Adalah seorang jurnalis senior yang memiliki spesialisasi dalam membuat analisis ekonomi dan politik.

Komentar


HI THERE!

Eu qui dicat praesent iracundia, fierent partiendo referrentur ne est, ius ea falli dolor copiosae. Usu atqui veniam ea, his oportere facilisis suscipiantur ei. Qui in meliore conceptam, nam esse option eu. Oratio voluptatibus ex vel.

Wawancara

BANNER

Berita Populer

Don't Miss

INET Bukukan Laba Bersih Rp 875,69 Juta pada 2023

JAKARTA – PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mencatat laba

Kembangkan Energi Terbarukan, Pertamina Gandeng Perusahaan Kuwait

JAKARTA-PT Pertamina menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan mitra