Risiko Pertumbuhan Indonesia di 2014 Tetap Tinggi

Monday 16 Dec 2013, 3 : 54 pm
by

Dia mengatakan Indonesia akan menerima manfaat bila pemerintah berfokus pada investasi yang bersifat jangka panjang, karena Indonesia memerlukan lebih banyak investasi. Kebijakan moneter sebaiknya tidak merupakan tanggapan yang dominan.”

Bank Dunia memprediksikan pertumbuhan PDB Indonesia turun dari level 5,6 persen di 2013 menjadi 5,3 persen di 2014. Salah satu alasan untuk pelemahan prediksi Bank Dunia adalah penurunan investasi,  yang hanya tumbuh 4,5 persen di kuartal ketiga, terutama untuk alat berat dan industri mesin.

Proyeksi Bank Dunia masih diwarnai sejumlah risiko tinggi, dan tertuju pada pertumbuhan yang lebih lemah. Rencana penghapusan stimulus bank sentral Amerika Serikat (US Federal Reserve) diperkirakan akan membuat kondisi pasar modal dunia terus bergejolak dan menghambat akses Indonesia terhadap dana eksternal. Pertumbuhan konsumsi domestik yang selama ini cukup tangguh  juga diperkirakan akan melemah. Proyeksi keuangan juga terlihat rentan akibat belanja subsidi BBM.

Baca juga :  Perlu Penguatan BRG dan Cegah Karhutla di Indonesia

Defisit neraca akun berjalan diperkirakan akan menyusut dari $31 milyar (3,5 persen PDB) di 2013 menjadi $23 milyar di 2014 (2,6 persen PDB), akibat lemahnya pertumbuhan impor dan permintaan ekspor yang meningkat secara moderat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

gatti

Adalah jurnalis senior yang memiliki spesialisasi dalam membuat analisis ekonomi dan politik.

Komentar


HI THERE!

Eu qui dicat praesent iracundia, fierent partiendo referrentur ne est, ius ea falli dolor copiosae. Usu atqui veniam ea, his oportere facilisis suscipiantur ei. Qui in meliore conceptam, nam esse option eu. Oratio voluptatibus ex vel.

Wawancara

BANNER

Berita Populer

Don't Miss

PAL-Abu Dhabi Ship Building, Ciptakan Peluang Bisnis

MoU itu ditandatangani kedua perusahaan disela Naval Defence Exhibition and

Anggota DPR Usulkan Potong Gaji Untuk Penanganan Covid-19

Usulan tersebut kemudian disambut baik oleh Wakil Ketua Komisi II