Rolls Royce dan Minicoper Harvey Moeis Disita Kejagung

Tuesday 2 Apr 2024, 9 : 45 am

JAKARTA – Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung telah melakukan penggeledahan di rumah Harvey Moeis di kawasan Pakubowono Jakarta Selatan.

Dari hasil penggeledahan ini, Kejagung menyita dua unit mobil mewah milik  tersangka kasus tindak pidana korupsi tata niaga timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015 hingga 2022 tersebut.

Dikutip dari ANTARA, Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kuntadi yang dikonfirmasi membenarkan telah melakukan penggeledahan  sebagai bagian dari pengungkapan kasus mega korupsi yang telah merugikan negara hingga Rp 271 Triliun tersebut.

“Benar kami menyita  Rolls Royce dan minicoper milik tersangka Harvey Moeis. Kami juga sudah memblokir rekening para tersangka,” kata Kuntadi.

Sebelumnya, Kuntadi menyampaikan bahwa pihaknya sedang melakukan penggeledahan di rumah Harvey Moeis di kawasan Pakubuwono, Jakarta Selatan, pada Senin (1/4/2024).

Suami artis Sandra Dewi itu disebut sebagai perpanjangan tangan PT PT Refined Bangka Tin (RBT).

Ia ditetapkan sebagai tersangka Rabu (27/3/2024).

Bersamaan dengan penggeledahan, penyidik juga sedang memeriksa empat orang saksi, salah satunya RBS alias RBT.

Pemeriksaan RBS dilakukan setelah penyidik menetapkan tersangka Harvey Moeis dan Helena Lim, crazy rich PIK.

Kuntadi menyebut, pemanggilan dan pemeriksaan RBS dalam rangka membuat terang suatu peristiwa.

“Maka pada hari ini kami memanggil dan memeriksa saudara RBS selaku saksi,” kata Kuntadi.

Dalam kasus ini, Jampidsus telah menetapkan 16 orang sebagai tersangka, yakni SW alias AW dan MBG, keduanya selaku pengusaha tambang di Kota Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Tersangka HT alias ASN selaku Direktur Utama CV VIP (perusahaan milik Tersangka TN alias AN); MRPT alias RZ selaku Direktur Utama PT Timah Tbk tahun 2016-2021; EE alias EML selaku Direktur Keuangan PT Timah Tbk tahun 2017-2018.

Selanjutnya, BY selaku Mantan Komisaris CV VIP; RI selaku Direktur Utama PT SBS; TN selaku beneficial ownership CV VIP dan PT MCN; AA selaku Manajer Operasional tambang CV VIP; RL selaku General Manager PT TIN; SP selaku Direktur Utama PT RBT; RA selaku Direktur Pengembangan Usaha PT RBT; ALW selaku Direktur Operasional tahun 2017, 2018, 2021 dan Direktur Pengembangan Usaha tahun 2019 sampai dengan 2020 PT Timah Tbk.

Kemudian, dua tersangka yang menarik perhatian publik, yakni crazy rick Pantai Indah Kapuk (PIK) Helena Lim selaku manager PT QSE dan Harvey Moeis, selaku perpanjangan tangan PT RBT.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Resi Gudang Dorong Penyediaan Stok Komoditas

SURABAYA-Pelaksanaan Sistem Resi Gudang (SRG)  membawa dampak positif bagi perekonomian

Jangan Sembarangan Isi Komisaris BUMN

JAKARTA-Posisi komisaris pada perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi