Said Napak Tilas di Kampung Kelahiran

Said Abdullah

JAKARTA-Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Said Abdullah melakukan napak tilas dengan tetangga semasa kecil di Kelurahan Pajagalan Kecamatan Kota  Sumenep.

Acara napak tilas ini dibarengi dengan makan pagi bersama di rumah Anshori,  teman Said semasa kecil.

“Saya ingin napak tilas dan silaturahmi dengan lingkungan yang membentukku. Saya tidak akan pernah lupa dengan kampung ini. Banyak sekali kenangan saya dikampung ini yang sampai sekarang masih membekas,” kata Said, Sabtu (22/6).

Said mengaku, kampung Germala ini memberi warna dalam membentuk pribadiku.

“Saya menjadi begini karena lingkungan ini. Daerah ini bagian dari riwayat perjalanan hidup saja. “Jadi, tidak mungkin dilupakan,” kata dia.

Said mengaku, sudah melakukan napak tilas disemua kampung yang pernah ditinggalinya. “Saya sudah ke Kampung Arab, Kepanjen dan ini yang terakhir,” kata dia.

Baca :  Said Abdullah: Saya Dukung Obat Covid-19 Untuk Pemulihan Kesehatan Rakyat

Disela-sela dialog terbuka, warga berharap agar Said memperhatikan nasib orang miskin alias wong cilik.

Ketua RT 6 A Riyanto mengatakan, di Sumenep ada sekitar 30 persen keluarga miskin.

“Kami berdoa dan mendukung pencalonan Bapak Said Abdullah. Apalagi, ini putera Madura maju sebagai gubernur, kami pasti mendukung,” katanya.

Sementara itu,  beberapa warga juga berharap agar Said tidak melupakan tanah kelahirannya jika kelak terpilih.

“Apabila ditakdirkan Allah, menjadi pemimpin Jawa Timur maka pikirkan masyarakat miskin,” ujar salah seorang warga.

Menjawab pertanyaan warga terkait program yang akan dijalankannya jika kelak dipercaya memimpin Jatim, Said sedikit menjelaskan program jempol yang akan dijalankannya bersama Cagub Bambang Dwi Hartono.

Baca :  Soal Gurita Bisnis BUMN, PDIP: Gebuk Siapapun Yang Rugikan Negara

“Ada sekitar 5,2 juta orang di Jatim yang perlu ditolong. Pendapatanya 8 ribu per hari. Kelompok miskin, ,mau miskin dan rentan miskin juga sangat besar,” jelas dia.

Karena itu kata Said, 3 tahun pertama, jika kelak terpilih menjadi pemimpin Jawa Timur maka  program pro rakyat dan peningkatan kesejahteraan rakyat menjadi prioritas utama.

‘”Kami tidak bangun gedung selam 3 tahun, tetapi urus rakyat supaya sehat dan urus rakyat supaya sekolah. Saya pasti akan memperhatikan rakyat miskin karena saya lahir dan dibesarkan dalam keluarga miskin. Jadi, saya paham betul soal penderitaan hidup,” pungkas dia.

Pada kesempatan itu Said mengungkapkan ihwal pencalonannya sebagai calon wakil gubernur dalam pilgub 29 Agustus mendatang. “Sebetulnya saya tidak ada niat secara pribadi untuk maju. Tapi partai merekomendasikan saya untuk maju dalam pilkada.  Tiba-tiba Ibu Mega meminta menjadi cawagub.Jadi, saya mohon doa restunya,” kata Said dalam bahasa setempat.

Baca :  Beri Makanan Selama Puasa, Baguna Sumbar Bantu Warga Terdampak Covid-19

Said mengaku, tidak akan pernah melupakan konstituennya. Said termasuk anggota DPR relatif menjaga konstituen dengan baik.

“Saya bantu masyarakat, baik bedah rumah, mushola, mesjid. Dari 8 anggota DPR asal madura, saya paling sering turun kebawah,” jelas dia.