Sasmito: Pemberantasan Korupsi Era Jokowi “NATO”

Wednesday 26 Jun 2024, 2 : 33 pm
by
Sasmito Hadinegoro
Ketua Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Keuangan Negara (LPEKN), Sasmito Hadinegoro

JAKARTA – Ketua Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Keuangan Negara (LPEKN), Sasmito Hadinegoro kembali mengeritik keras jargon pemberantasan korupsi era Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, perang terhadap korupsi hanya retorika semata tanpa mampu melakukan tindakan nyata alias No Action Talked Only (NATO).

Terbukti, tidak ada satupun kasus korupsi kakap yang dibawa ke pengadilan.

“Sejak puluhan tahun, kami istiqomah berjuang memerangi korupsi. Namun yang terjadi, sejak era rezim Bambang Susilo Yudhoyono dua periode Tahun 2004- 2014 berkuasa dan rezim Joko Widodo berkuasa tahun 2014- 2024 ini ternyata upaya pemberantasan Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN) masih jauh panggang dari api,” ujarnya di Jakarta, Rabu (26/6).

Baca juga :  TPDI: Azis Syamsuddin Mastermind Jaringan Markus di KPK

Padahal rakyat Indonesia sangat berharap, baik Presiden SBY maupun Jokowi benar-benar menepati komitmen politiknya dalam memerangi korupsi.

“Di era reformasi, Presiden RI yang dipilih dengan sistem Demokrasi ” One Man One Vote ” keduanya No Action Talked Only, alias pencitraan saja,” terangnya.

Pemrakarsa Gerakan Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS) ini menilai, Jokowi omong besar saja terhadap agenda pemberantasan korupsi.

Terbukti, praktek KKN malahan lebih menggila lagi di era Jokowi ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

gatti

Adalah jurnalis senior yang memiliki spesialisasi dalam membuat analisis ekonomi dan politik.

Komentar


HI THERE!

Eu qui dicat praesent iracundia, fierent partiendo referrentur ne est, ius ea falli dolor copiosae. Usu atqui veniam ea, his oportere facilisis suscipiantur ei. Qui in meliore conceptam, nam esse option eu. Oratio voluptatibus ex vel.

Wawancara

BANNER

Berita Populer

Don't Miss

Secangkir Kopi Seharga Rp 2,5 Juta

JAKARTA-Kopi menjadi produk ekspor penting bagi Indonesia. Di ajang Trade

Terinspirasi Zayed Award, Muhammadiyah Usul Ada Megawati atau Soekarno Award

JAKARTA–Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengucapkan terima kasih