Semua Instrumen Dikerahkan Agar Rupiah Stabil

Jumat 25 Jan 2013, 11 : 51 am
by

JAKARTA-Nilai tukar rupiah tampaknya sangat menjadi perhatian bagi Bank Indonesia (BI). Karena itu semua kekuatan dikerahkan untuk menjaga dan sekaligus menyetabilkan rupiah. Apalagi beberapa waktu lalu hampir menyentuh level Rp 9.800 per dollar AS. “Kita akan mengupayakan untuk menjaga kestabilan rupiah tadi dengan berbagai instrumen yang ada,” kata Gubernur BI Hartadi Sarwono di Jakarta, Jumat, 25/1/2013.

Namun demikian, kata Hartadi lagi, instrumen yang dilakukan itupun juga tidak jauh berbeda dengan apa yang selama ini dilakukan selama ini oleh bank sentral. Sebab, bank sentral sudah mengetahui permasalahan jangka pendek dari persediaan stok dollar AS di pasar.

Meski rupiah sempat melemah, sambung Hartadi, namun neraca pembayaran (balance of payment) Indonesia saat ini masih surplus. Sebab, neraca perdagangan Indonesia yang defisit masih bisa ditutup dengan neraca modal (capital account). “Karena itu, cadangan devisa kita meningkat. Artinya, neraca pembayaran kita masih surplus,” tambahnya.

Selain itu, kata Hartadi lagi, Bank sentral Indonesia akan terus¬† memenuhi pasokan dan permintaan uang asing, khususnya dolar AS, di pasar valas. Ia berharap ekspor Indonesia pada 2013 bisa lebih baik sesuai dengan prediksi pertumbuhan ekonomi 2013 yang akan jauh lebih baik. “Seperti biasa BI akan melakukan intervensi. Kalau keperluan impor migas besar, kita akan intervensi lebih banyak ke sana,” imbuhnya

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

Balai Lelang PUPR Bisa Tekan Korupsi

JAKARTA- Menteri Pekekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono

Lapak Disegel Satpol PP, Pedagang: Kami Rugi Total

TANGSEL- Puluhan pedagang pasar malam tahunan di Pamulang, Tangerang Selatan