Sinergi Banyuwangi-BUMN, Anas: CSR Bisa Percepat Pembangunan

Gowes BUMN Bareng Anas

BANYUWANGI-Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengajak BUMN setempat bersinergi membangun daerah. Sehingga keberadaan BUMN benar-benar membawa kemaslahatan umat di sekitarnya. 

“Sinergi itu banyak hal yang bisa dilakukan BUMN, seperti penyaluran dana corporate social responsility (CSR) untuk mengakselerasi program Pemkab,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat gowes bareng dengan 15 pimpinan BUMN yang ada di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat, (6/12/2019).

Saat ini, kata Anas, Pemkab Banyuwangi sedang bekerja keras membangun daerah dan banyak program yang telah digulirkan untuk memajukan daerah.

“Semua itu akan bisa terus berlangsung jika kita berjalan bareng dan bergandeng tangan dalam hal ini,” tambahnya.

Program itu, menurut dia, mulai upaya pengurangan kemiskinan, pengembangan pariwisata hingga pertumbuhan ekonomi.

Baca :  Capai Kemajuan 62,5%, Pertamina Lepas Perdana Kapal FSRU Jawa-1

“Karena itu, dalam kesempatan ini kami mengajak jajaran BUMN bisa memberikan kontribusi dan bersinergi dengan pemerintah untuk membangun daerah,” terangnya.

Lebih Anas mencontohkan, seperti yang dilakukan PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk lewat CSR-nya yang ikut berperan memberdayakan masyarakat/UMKM lewat pemasaran daring, dan juga termasuk menggelar kelas kreatif untuk kaum pelajar di Banyuwangi.

“Ini semua bentuk-bentuk sinergi dan kolabarasi yang bisa kita teruskan. Kami sangat menghargai ikhtiar BUMN mendorong semangat kewirausahaan berbasis ekonomi kreatif di kalangan anak muda, mudah-mudahan ini terus menjadi contoh yang lainnya,” tuturnya.

Bupati Anas berharap program tersebut juga akan diarahkan untuk memacu pengembangan pariwisata di Banyuwangi, yakni dengan pembangunan infrastruktur menuju pariwisata maupun fasilitas pendukungnya.

Baca :  Bandara Soetta Perlu Perlebar Landasan Pacu

Dengan keterlibatan BUMN, lanjut dia, diharapkan semua program pemerintah untuk kemajuan daerah akan selalu terwujud.

“Tangan pemerintah daerah terbatas. Strategi kolaborasi dengan banyak pihak termasuk BUMN, bisa cepat menangani permasalahan yang ada,” ujarnya.

Sebanyak 15 pimpinan BUMN yang tergabung dalam Forum Komunikasi BUMN dan gowes bareng itu, yakni BRI, Telkom, Jamkrindo, Bank BTN, PLN, Bulog, BPJS Ketenagakerjaan, PT Perkebunan Nusantara (PTPN), INKA, DAMRI, Pelindo III, Perhutani, Permodalan Nasional Madani (PNM), PT Pos, Garuda, Industri Gula Glenmore (IGG) dan Pertamina. ***