Sinergi BI dan Pemerintah Dorong UMKM Tembus Pasar Global

Gubernur BI, Perry Warjiyo

JAKARTA-Bank Indonesia (BI) bersinergi mendukung Pemerintah mendorong UMKM menembus pasar global melalui 4 fokus utama.

Pertama, sinergi diplomasi ekonomi antara Kantor Perwakilan BI Luar Negeri, Pemerintah, dengan seluruh duta besar untuk mendorong UMKM Go Global.

Kedua, memastikan ketersediaan dan kesesuaian produk UMKM dengan menjaga kontinuitas dan kualitas produk.

Ketiga, mendorong kemudahan dalam regulasi antara lain dalam membentuk unit-unit usaha dan mendapatkan pembiayaan.

Keempat, melakukan digitalisasi pemasaran (marketing dan showcasing), termasuk dukungan sistem pembayaran melalui QRIS (QR Code Indonesian Standard).

Demikian disampaikan Gubernur BI, Perry Warjiyo, dalam Webinar Bersama BI-Kemenlu dengan topik Tren Pasar Global, yang dilaksanakan secara virtual di Jakarta, Jumat (29/8) sebagai rangkaian dari Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2020 seri I.

Baca :  Selama Covid-19, BTN Kucurkan Kredit Rp2 Triliun Untuk 9 Sektor UMKM

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, dalam kesempatan acara menyampaikan kunci UMKM untuk mengatasi tantangan pandemi adalah beyond business as usual, yaitu dengan memajukan inovasi dan beradaptasi dengan pasar bisnis yang sangat cepat, dengan melakukan digitalisasi.

Lebih lanjut, Retno menyampaikan Pemerintah melalui Kemenlu melakukan sejumlah diplomasi untuk mendorong pemulihan ekonomi Indonesia, termasuk untuk mendorong UMKM Indonesia melalui proses adaptasi (adapt), menyesuaikan (adjust), dan mengubah (transform) model bisnisnya dengan perkembangan kondisi yang bergulir cepat saat ini.

Melalui webinar ini, diharapkan sinergi antara BI dengan Pemerintah dapat menghasilkan pandangan atau insights tentang positioning UMKM Indonesia dalam menghadapi tantangan dan tren global di tengah isu-isu global terkini.

Baca :  Mengembangkan Riset Vaksin Kuning Telur

Dalam webinar juga dibahas kondisi dan arah perkembangan perekonomian dan perdagangan global, positioning UMKM Indonesia dan pembelajaran (lesson learned) dari negara kompetitor, serta peran Kementerian/Lembaga dan otoritas terkait dalam mempersiapkan UMKM memanfaatkan peluangnya untuk mendukung ekspor dan pariwisata.

Dengan mengetahui isu terkini mengenai peluang, arah dan perkembangan pasar dunia, UMKM diharapkan dapat termotivasi dalam menumbuhkan ide-ide kreatif dan terus berkarya sehingga mampu memanfaatkan peluang pasar di era kenormalan baru, terutama untuk mendukung kinerja ekspor dan pariwisata.

BI mengajak masyarakat untuk mengunjungi pameran KKI 2020 secara virtual melalui website KKI yaitu www.karyakreatifindonesia.co.id lewat fitur platform yang telah dibuka pada 28 Agustus hingga 30 Agustus 2020.

Baca :  OJK Lantik Pimpinan Satker Baru, Perkuat Kebijakan Masa Covid-19

Setelah 30 Agustus 2020, dalam hal masyarakat ingin melihat produk UMKM Binaan BI, BI tetap menyediakan menu katalog pada website KKI www.karyakreatifindonesia.co.id.

“Ke depan, BI akan selalu berkomitmen untuk terus mengembangkan UMKM agar dapat menjadi tulang punggung perekonomian daerah dan nasional, serta bersinergi dengan berbagai kementerian dan lembaga,” pungkasnya.