Sriwijaya Air Delay Tanpa Penjelasan di Pontianak

Jumat 20 Nov 2015, 3 : 01 pm
by
ILUSTRASI

JAKARTA-Kementrian Perhubungan (Kemenhub) telah menyempurnakan regulasi tentang penanganan keterlambatan penerbangan (delay management) pada Badan Usaha Angkutan Udara atau maskapai berjadwal yang beroperasi di Indonesia.

Di dalam Peraturan Menteri (PM) No. 89/2015 disebutkan sanksi tegas hingga penanganan terhadap delay atau keterlambatan penerbangan.

Kendati demikian, tidak mengubah tabiat maskapai penerbangan Indonesia yang sering delay.

Pada Jumat (20/11), pesawat Sriwijaya Air jurusan Pontianak – Jakarta dengan No. Flight DJ 187 mengalami delay tanpa penjelasan.

Pihak check-in Counter tidak dapat menjelaskan kapan Sriwijaya Air akan terbang yg dijadwalkan seharusnya pkl. 12.10. Hanya ada tulisan delay pada counter check-in tanpa penjelasan apapun.

Demikian diungkapkan oleh Rinawati salah satu penumpang Sriwijaya Air dalam keterangan tertulisnya ke redaksi beritamoneter, Jumat (20/11).

Hingga berita ini diturunkan, delay sudah mencapai 2,5 jam.

“Delaynya bias sampai 5 jam lebih karena masih menunggu pesawatt dari Jakarta,” keluhnya.

Dikatakan, Sriwijaya tidak menjelaskan apa-apa dengan ketwelambatan itu.

Bahkan pihak airline juga tidak membwri perhatian khusus kepada penumpang.

“Penumpang tidak diinformasikan ttg aasan keterlambatan ini. Dan mereka tidak pasti mengetahui kapan Sriwijaya Air akan tiba di Pontianak dan akan terbang ke Jakarta,” ujar Rinawati.

Menurut Rina, pihak Sriwijaya Air tidak tahu sampai kapan ini.

Lebih lanjut, menurut Rina, petugas Srwijaya di Bandara juga tidak menjawab apapun kecuali membenarkan penundaan terbang (delay).

Padahal dialam PM No. 89/2015 dijelaskan selama keterlambatan, maskapai juga wajib memberikan informasi tentang delay atau keterlambatan penerbangan kepada penumpang secara jelas.
Dia menambahkan bila delay terjadi lebih dari 4 jam, maka maskapai tersebut wajib memberi kompensasi berupa uang Rp 300.000 kepada penumpang.

Selain itu pihak maskapai diwajibkan mengasuransikan program kompensasi kepada penumpang.

Kompensasi di atas 4 jam maka penumpang dapat Rp 300.000, negara lain nggak ada seperti itu.

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

Polres Tangsel Tunggu Hasil Otopsi Jasad Korban Pembakaran

Polres Tangsel Tunggu Hasil Otopsi Jasad Korban Pembakaran

TANGERANG-Polres Tangerang Selatan (Tangsel) masih menunggu hasil otopsi RS Polri

Dukung Brand Lokal, Hypefast Gelar Indonesia Brand Founders Summit 2022

JAKARTA-Hypefast bersama Forbes Indonesia, didukung oleh Habibie Center, Future City