Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Membaik

Tuesday 4 Feb 2014, 2 : 02 pm
by

JAKARTA-Bank Indonesia (BI) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Desember 2013 terus membaik. Surplus neraca perdagangan Indonesia meningkat cukup besar dari 0,79 miliar dolar AS pada November 2013 menjadi 1,52 miliar dolar AS pada Desember 2013. “Surplus tersebut juga tercatat lebih tinggi dari perkiraan awal Bank Indonesia sekitar 0,79 miliar dolar AS,” ujar Direktur Departemen Komunikasi BI,  Peter Jacobs di Jakarta, Selasa (4/2).

Menurut Jacobs, membaiknya neraca perdagangan Indonesia akan mendukung upaya penguatan transaksi berjalan ke arah yang lebih sehat. Realisasi neraca perdagangan Desember 2013 diperkirakan berkontribusi pada menurunnya defisit transaksi berjalan di triwulan IV-2013. Hal ini diharapkan berlanjut pada 2014 sebagai dampak dari kebijakan yang telah diambil oleh bank sentral dan Pemerintah.

Dia menjelaskan, peningkatan surplus neraca perdagangan pada Desember 2013 ditopang oleh peningkatan surplus neraca perdagangan nonmigas dan penurunan defisit neraca perdagangan migas. Surplus neraca perdagangan nonmigas meningkat dari 1,96 miliar dolar AS pada November 2013 menjadi 2,34 miliar dolar AS pada Desember 2013. Perkembangan ini dipengaruhi ekspor nonmigas yang pada Desember 2013 tumbuh 3,1% (mtm), ditopang oleh ekspor produk manufaktur seperti TPT, peralatan listrik, dan barang dari logam, serta ekspor pertambangan seperti tembaga dan bauksit. Sementara itu, pertumbuhan impor nonmigas tidak terlalu kuat yakni 0,23% (mtm), terutama dipengaruhi pertumbuhan negatif pada 10 golongan barang utama impor (antara lain mesin & peralatan mekanik dan mesin & peralatan listrik) yakni sebesar 0,14% (mtm). “Defisit neraca perdagangan migas turun dari 1,17 miliar dolar AS pada November 2013 menjadi 0,82 miliar dolar AS pada Desember 2013. Perkembangan ini terutama dipengaruhi ekspor migas yang tumbuh cukup tinggi yakni 23,1% (mtm). Sementara itu, impor migas hanya tumbuh 7,2% (mtm), dipengaruhi melambatnya pertumbuhan impor hasil minyak dari 21% (mtm) pada November 2013 menjadi 5,7% (mtm) pada Desember 2013,” pungkasnya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Semen Kupang Diminta Berani Bangun Pabrik Baru

JAKARTA-Kebutuhan semen yang makin naik, membuat PT Semen Kupang, Nusa

Ekspor Industri Manufaktur Naik 10% Ditengah Pandemi Covid-19

JAKARTA-Industri pengolahan di tanah air masih mampu menunjukkan geliat yang