Tak Ada Alasan untuk Panik, Anggota KSP Indosurya Bisa Gelar RUA

KSP Indosurya
rapat anggota tahunan Koperasi Simpan Pinjam Indosurya Cipta (KSP IS)

JAKARTA-Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Teten Masduki, menegaskan para anggota koperasi mesti sadar perbedaan antara koperasi dan bank, termasuk anggota KSP Indo Surya. Hal ini dikatakannya saat diminta komentarnya mengenai isu mengenai KSP Indo Surya yang kini lagi berkembang.

Teten meminta agar anggota koperasi sadar bahwa dalam koperasi, pemilik adalah para anggotanya, bukan milik perorangan. Itulah yang membedakan koperasi dengan bank.

Maka dari itu, Teten menyarankan supaya isu yang kini berkembang jadi polemik di antara para anggota KSP segera diselesaikan dengan cara menggelar Rapat Umum Anggota baik rapat khusus maupun rapat luar biasa.

“Kami sudah bicara dengan manajemen koperasinya [Indosurya], supaya melakukan langkah itu. Saya kira sampai sekarang ngga ada lagi laporan ke kami. Artinya sudah bisa diselesaikan.”

Baca :  Diserang Pemberitaan Buruk Media, Ini Permintaan KSP Indosurya untuk Anggotanya

“Yang harus dilakukan supaya tidak menimbulkan kepanikan dari anggota sehingga terjadi rush, maka segera manajemen koperasi mengadakan rapat anggota khusus, luar biasa, untuk respons situasi, supaya para anggota yang menyimpan uangnya di koperasi tenang,” tegasnya.

Di sisi lain, salah satu anggota koperasi, Jeffrey Winardi menyatakan menerima hal tersebut. Restrukturisasi memang diperlukan karena keuangan perusahaan tengah terganggu isu negatif.

“Kita harap bisa kembali normal. Kita terima restrukturisasi tersebut. Lagipula niat baik koperasi sudah terbukti, bunga sudah dibayar,” kata Jeffrey kepada CNBC Indonesia.

Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM Suparno mengungkapkan pihak Koperasi Indosurya telah berjanji akan bertanggung jawab agar dana para anggota bisa kembali.

Baca :  Meski Diserang Pemberitaan Negatif Media, KSP Indosurya Tegaskan Pembayaran Dana Anggota

“Koperasi Indosurya sudah menyampaikan akan bertanggungjawab. Dia akan bertanggung jawab dan sudah lapor ke Pak Menteri,” kata Suparno seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa (25/2/2020).

Seperti diketahui, dalam beberapa hari ini, Koperasi Indosurya Cipta diserang infomasi tak sedap yang bisa dikategorikan sebagai ‘hoax’.

Koperasi Simpan Pinjam Indosurya Cipta (ISP) adalah koperasi yang mendapat izin nasional dari Kementerian Koperasi dan UKM dan telah beroperasi sejak 2012 dan memiliki banyak cabang di seluruh Indonesia.

Dalam perjalanannya Koperasi Indosurya Cipta memiliki banyak anggota karena memberikan pelayanan yang terbaik, sehingga menjadi koperasi simpan pinjam yang dipercaya.

Akan tetapi, beberapa pekan ini sejumlah media online memberitakan kabar miring terkait koperasi tersebut yang mengundang keresahan anggotanya. Apalagi dibingkai (framing) dengan kasus Jiwasraya, Asabri yang sama sekali berbeda dan tidak berhubungan dengan Koperasi Indosurya. Sebagai koperasi, Indosurya Cipta tidak mengenal istilah nasabah–seperti yang ditulis oleh media-media online itu–tapi anggota dan calon anggota.(*)

Baca :  Indosurya Finance Tidak Terkait KSP Indosurya