Teknologi Nuklir Dapat Dimanfaatkan Untuk Kesejahteraan Masyarakat

Tuesday 25 Sep 2018, 5 : 52 pm
by
200 masyarakat dan aparat pemerintah kota Tangerang Selatan diajak keliling melihat fasilitas Nuklir di Batan, Puspiptek, Tangerang Selatan, selasa (25/9/2018).

TANGERANG- Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) terus berupaya mendekatkan diri kepada masyarakat agar pemahaman masyarakat tentang teknologi nuklir tidak hanya dipandang sebagai hal yang negatif, namun teknologi nuklir juga mampu dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Melalui litbangnya, BATAN telah menghasilkan produk di berbagai bidang yakni pertanian, industri, kesehatan, dan lingkungan.

Deputi Bidang Teknologi Energi Nuklir, Suryantoro mengatakan, di Indonesia nuklir tidak dimanfaatkan untuk senjata. “Teknologi nuklir mampu dimanfaatkan untuk berbagai bidang diantaranya pertanian, kesehatan, industri, dan lingkungan. Indonesia tidak mengembamgkan nuklir untuk senjata,” ujar Suryantoro di Puspiptek, Tangerang Selatan Selasa (25/9).

Meski begitu, diakuinya hingga saat ini banyak masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar wilayah Kawasan Puspitek, Serpong belum sepenuhnya memahami bahwa teknologi nuklir mampu dimanfaatkan untuk kesejahteraan.

“Salah satu pemanfaatan teknologi nuklir yang selalu hangat dibicarakan adalah sebagai pembangkit energi listrik. Dengan berbekal pengalaman selama 60 tahun dalam mengelola 3 fasilitas nuklir berupa reaktor riset dan fasilitas lainnya, BATAN kini telah menyusun rencana pembangunan Reaktor Daya Ekperimental (RDE). Saat ini rencana pembangunan RDE telah memasuki babak pembuatan Detail Engineering Design (DED),” katanya.

RDE merupakan reaktor daya dengan kapasitas 10MWt atau setara dengan 3MWe, RDE ini nantinya akan dijadikan sebagai bukti nyata kepada masyarakat, bahwa bangsa Indonesia telah mampu merencanakan, membangun dan mengoperasikan reaktor daya dengan aman dan selamat.

Selain menghasil listrik, RDE ini digadang-gadang dapat dimanfaatkan untuk produksi gas hidrogen dan pencairan batu bara.

RDE yang akan dibangun ini menggunakan teknologi High Temperature Gas Coolled Reactor (HTGR) yang merupakan desain reaktor generasi ke-4. HTGR ini merupakan reaktor yang mengedepankan tingkat keselamatan yang tinggi.

“Program pembangunan RDE ini perlu disampaikan kepada masyarakat secara terus menerus, agar masyarakat mendapatkan informasi yang utuh tentang pemanfaatan teknologi nuklir untuk kesejateran,” ucap dia.

Selain program pembangunan RDE, BATAN juga perlu mengenalkan fasilias nuklirnya, agar masyarakat merasa ikut memiliki dan menerima teknologi nuklir.

“Harapan dari penyelenggaraan sarasehan ini adalah, masyarakat memahami dan dapat memanfaatkan keberadaan fasilitas nuklir di Kawasan Puspiptek Serpong untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia khusunya bagi pemerintah Kota Tangerang Selatan,” ucap dia. (Raja Tama)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Libatkan 60 Universitas, Indosat Beri Kuota Gratis Belajar di Rumah

JAKARTA-Indosat Ooredoo memberikan kuota gratis selama 30 hari untuk belajar

Utang Pemerintah untuk Belanja Produktif: Bodoh atau Pembodohan Publik? (Bagian 2)

Oleh: Anthony Budiawan Alasan kedua, bahwa rasio utang pemerintah terhadap