Terkait Vaksin Flu Burung, BAKN DPR Bantah Minta Tambahan Anggaran

Selasa 12 Feb 2013, 8 : 16 pm
by

JAKARTA- Anggota Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI,  Abdilla Fauzi Ahmad membantah jika lembaganya meminta dana tambahan untuk melanjutkan pembangunan pabrik vaksin flu burung. Justru BAKN  mendesak agar dugaan korupsi yang terjadi dalam proyek tersebut diselesaikan terlebih dulu. Hal ini dikarenakan potensi kerugian negara akibat proyek ini jauh lebih besar. “Simpang siur pemberitaan di media atas hasil rapat BAKN DPR dengan Kementerian Kesehatan hari Kamis (7/2) terkait proyek produksi vaksin flu burung di kementerian kesehatan benar-benar telah menyimpang dari tujuan semula,” ujar Fauzi di Jakarta, Selasa (12/2)..

Menurut dia, kasus flu burung ini merupakan skandal yang lebih besar dari Pembangunan Pusat Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON)di desa Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.  “BAKN menerima laporan dari masyarakat terkait lambannya proses kasus proyek vaksin flu burung ini, menyebabkan timbulnya potensi kerugian negara yang lebih besar,” jelas  Fauzi.

Dia menegaskan, proyek lab vaksin flu burung ini tiba-tiba muncul entah dari mana, tidak ada perencanaannya sama sekali tapi dianggarkan Rp1,4 triliun. Akibatnya, potensi kerugian negara menurut Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak kurang dari Rp600 miliar. “Ini sebuah skandal dalam politik anggaran kita. KPK harus menindaklanjuti dengan serius dan menghukum pihak-pihak yang terlibat,” imbuh dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

Wapres: Menghadapi Persaingan, Indonesia Pakai Jurus ‘Kungfu’

JAKARTA-Indonesia sebagai negara berkembang selalu berupaya menjaga harmoni antara stabilitas

Pandemi Covid-19, Pemkot Tangerang Uji Coba Bilik Disinfektan

TANGERANG-World Health Organizatin (WHO) menyatakan Covid-19 merupakan pandemi global yang