Tokoh Pasuruan Ajak Masyarakat Dukung Bambang-Said

Bambang Dwi Hartono-MH Said Abdullah

SURABAYA-Pemenang Kalpaltaru 2005 yang juga salah seorang tokoh masyarakat Pasuruan, Mukarim meminta seluruh warga masyarakat  Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan memilih pasangan Bambang DH-Said Abdullah dalam ajang pemilihan gubernur Jawa Timur mendatang.

Keduanya merepresentasi figur pemimpin yang dibutuhkan masyarakat Jawa Timur saat ini.

“Yang dibutuhkan rakyat Jawa  Timur saat ini adalah pemimpin yang mau menyapa rakyatnya secara langsung. Artinya, pemimpin harus turun ke bawah,”  ujar Makarim disela-sela acara Temu Lapang Kontak Tani dan Nelayan se Kecamatan Nguling, di Pasuruan, Jumat (7/6).

Mukarim mengaku, perhatian pemerintah Jawa Timur terhadap masyarakat sangat rendah.

“Sejak saya menerima Kalpaltaru, gubernur Jawa Timur tidak pernah menginjakan kaki disini. Mudah-mudahan, kalau pak Said terpilih menjadi wakil gubenur, harus ada sedikit  perhatian kepada warga masyarakat Nguling,” ujar dia.

Baca :  Bersiap Menghadapi Krisis Akibat Covid 19

Dia mengaku, sudah menanam mangrove sudah lama. Namun, hingga saat ini, belum pernah mendapat honor, baik dari pemerintah pusat maupun daerah.

“Sudah 27 tahun saya menanam mangrove, tetapi sepeserpun, saya tidak pernah menerima uang dari pemerintah,” jelas dia.

Makarim mengeritik pemerintah Jawa Timur yang tidak memiliki kepedulian terhadap upaya pelestarian lingkungan. Ini terlihat dari tidak adanya dukungan dana dari pemda Jawa Timur untuk petani Mangrove ini.

“Hidup saya diabdikan untuk pelestarian alam. Saya berbagi ilmu dengan segenap masyarakat yang peduli lingkungan. Tetapi anehnya, dari pemerintahan tidak ada perhatian,” ujar dia.

Karena itu, Makarim berharap terjadinya perubahan pemimpin di Jawa Timur ke depan. Artinya, pemimpin yang benar-benar  memperhatikan rakyat kecil.  

Baca :  Banggar DPR Tolak Kehadiran IMF Dalam Penanggulangan Krisis Akibat Covid-19

“Saya berharap agar Bambang-Said dipercaya oleh warga Jawa Timur untuk memimpin Jawa Timur 5 tahun  kedepan. Saya berdoa semoga pak Said sukses dan  mohon kepada masyarakat Pantura, untuk memilih pak Said,” harap dia

“Mudah-mudahan, kalau pak Said terpilih, perhatikan nasib orang Penunggul ini. Alokasikan dana untuk kami disini. Kami sudah berbuat  untuk negara, tetapi perhatian negara sangat rendah alias nol,” harap dia.

Dia mengaku, wisata Mangrove yang ada di Pasuruan bukan hanya kekayaan Jawa Timur, tetapi sudah menjadi aset nasional sehingga  sangat perlu dijaga kelestariannya.

“Disini menjadi tempat penelitian mangrove, bukan saja oleh orang Indonesia, tetapi juga orang asing.  Barusan saya terima 8 negara disini, dari Belanda sampai 25 hari,” kata dia.

Baca :  Menilik Kebijakan Utang

Indonesia ujar dia pantas bersyukur karena berdasarkan penelitian,  Mangrove yang ada di desa Penunggul ini terbaik di Indonesia. 

“Makanya, saya mendapat penghargaan Kalpaltaru dari Presiden 2005. Luas hutan mangrove ini sekitar 100 ha. Ini artinya, setiap desa  ditanami mangrove. Namun yang menjadi persoalan sekarang, jalan ke pantai agak susah karena pinggir pantai ditumbuhi tanaman  mangrove. Ini yang banyak dikeluhkan,” jelas dia.

Untuk itu, Makarim berharap agar Said Abdullah membantu membangun jembatan yang membelah hutan Mangrove ke laut sehingga akses  masyarakat ke laut bisa lebih mudah.

Sementara itu, cawagub Jawa Timur, Said Abdullah mengaku siap membantu pembangunan jembatan tersebut. Namun dengan syarat,  harus ada partisipasi dari masyarakat.

“Saya siap bantu, asalkan, gotong royong sifatnya,” pungkas Said.