UU Jasa Konstruksi “Menabrak” Aturan MEA

Tuesday 21 Mar 2017, 4 : 14 pm

JAKARTA – Keberadaan Undang-Undang (UU) Jasa Konstruksi dinilai bertentangan dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Karena dalam sistem pasar bebas MEA, lalulintas jasa termasuk konstruksi itu bebas, lintas negara.

“Jadi posisi UU ini menjadi tidak jelas. Apalagi UU Jasa Konstruksi ini tidak beda jauh dengan industri keuangan, yang dipengaruhi oleh permodalan. Sulit melawan MEA,” kata pengamat ekonomi Ichsanuddin Noersy dalam diskusi “Implementasi UU Jasa Konstruksi ‘Senadakah Dengan Nawacita Jokowi’ bersama Ketua Komisi V DPR Fary Djemy Francis dan Direktur Bina Kelembagaan dan Sumber Jasa Konstruksi, Ditjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Yaya Supriatna Sumadinata di Jakarta, Selasa (21/3/2017).

Ichsanuddin agak meragukan perusahaan-perusahaan konstruksi domestik bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Baca juga :  SMGR Ajak BBTN Pulihkan Sektor Perumahan

Apalagi kualitas dari SDM jasa konstruksi Indonesia itu berada paling buncit di Asean.

“Kualitas infrastruktur nasional justru pasca reformasi malah makin jelek. Wajar saja kalau pertumbuhan ekonomi kita tak sesuai harapan,” tambahnya.

Tidak hanya itu, lanjut  Direktur eksekutif Pusat Studi Kebijakan Publik ini malam mempertanyakan apakah jasa  konstruksi domestik ini memiliki daya saing terhadap negara-negara lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

Agus Eko

Adalah wartawan senior di Indonesia. Karya-karya jurnalisnya sangat menarik dan memberikan pandangan mendalam terhadap berbagai isu terkini.

Komentar


HI THERE!

Eu qui dicat praesent iracundia, fierent partiendo referrentur ne est, ius ea falli dolor copiosae. Usu atqui veniam ea, his oportere facilisis suscipiantur ei. Qui in meliore conceptam, nam esse option eu. Oratio voluptatibus ex vel.

Wawancara

BANNER

Berita Populer

Don't Miss

Beginilah Kemacetan di Jalan Raya Puspiptek Serpong

TANGERANG-Beginilah rutinitas lalu lintas di sepanjang jalan Raya Puspiptek, kecamatan
OJK

Investor Inggris Tertarik Perbanyak Investasi di Sektor Jasa Keuangan

JAKARTA-Sejumlah perusahaan investasi yang berasal dari Inggris menyatakan tertarik untuk