120.000 Unit Rumah Telah Terbangun Hingga Juni 2016

19
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono

PALEMBANG-Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menegaskan Program Satu Juta Rumah sampai saat ini masih terus berjalan dan hingga Juni 2016 telah terbangun 120.000 unit rumah. “Pogram Satu Juta Rumah sampai Juni 2016 ini telah mencapai angka 120.000 unit rumah terbangun,” ujar Menteri Basuki saat didampingi Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Syarif Burhanuddin di sela-sela kegiatan meninjau pembangunan Rumah Susun (Rusun) Sentraland Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (9/6).

Menurut Basuki, pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah yang cukup besar di sektor perumahan yang harus diselesaikan mulai dari bagaimana masyarakat  yang belum memiliki rumah bisa mempunyai rumah yang layak huni. Kemudian bagi yang tidak mampu membeli rumah setidaknya bisa menyewa rumah susun yang dibangun oleh pemerintah. “Backlog hunian masyarakat yang belum punya hunian dan tidak layak huni masih cukup besar. Ini harus kita selesaikan bersama. Dari data yang ada, 13,5 juta masyarakat kita masih belum punya rumah yang layak huni,” tutur Basuki.

Pemerintah, lanjut Basuki, terus mendorong pembangunan rusun untuk disewa masyarakat yang dibiayai APBN. Menurutnya, kerjasama Perumnas sebagai BUMN pemerintah yang fokus pada pembangunan perumahan untuk masyarakat dengan pemerintah daerah harus lebih ditingkatkan lagi.

Menteri Basuki menyampaikan, Kementerian PUPR bisa membangun rusun yang dibiayai oleh APBN tapi hanya bisa di sewa oleh masyarakat. Jika Pemda bisa menyediakan lahan untuk lokasi pembangunan rumah tentunya akan menurunkan harga rumah sehingga secara tidak langsung akan membantu Program Satu Juta Rumah yang dicanangkan oleh Presiden.

Rusun Jakabaring

Setelah meresmikan pembangunan rumah susun umum dalam rangka mendukung Asian Games 2018 dan Program Satu Juta Rumah Untuk Rakyat di Kompleks Olahraga Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, kemarin. Menteri Basuki mengatakan bahwa Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan akan membantu membangun prasarana, sarana dan utilitas (PSU) untuk Rusun Sentraland Jakabaring.

Diperkirakan bantuan PSU untuk rusun yang akan digunakan sebagai wisma atlet selama ajang Asian Games 2018 tersebut sebesar Rp 36 Miliar. “Kementerian PUPR akan memberikan bantuan PSU senilai Rp 36 Miliar untuk Rusun Jakabaring. PSU itu nggak murah dan sudah ada aturannya,” ujar Menteri Basuki.

Menurutnya, dengan adanya bantuan PSU, maka akan membuat suasana menjadi lebih baik dan nyaman bagi masyarakat yang tinggal di rusun yang dibangun oleh Perumnas tersebut. Setelah perhelatan Asian Games 2018, rusun tersebut akan diperuntukan sebagai tempat tinggal masyarakat serta para pegawai negeri sipil (PNS) yang bekerja di daerah tersebut.