ABM Beli Aset dari Anak Usahanya

46

JAKARTA-PT ABM Investama Tbk. (ABMM”), perusahaan energi terintegrasi telah membeli sebagian peralatan berat (“aset”) yang dimiliki anak usahanya PT Sumberdaya Sewatama (“SS”), yaitu berupa pompa dan peralatan pendukung lainnya yang khusus digunakan dalam proses dewatering dan sangat dibutuhkan dalam industri energi, termasuk pertambangan.  Pembelian aset ini adalah langkah awal perusahaan untuk memulai kegiatan usaha sebagai perusahaan induk operasional, sebagaimana telah disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada 27 Juni 2013. ”Sebagai perusahaan induk operasional, ABM bergerak dalam usaha penyewaan peralatan utama maupun peralatan pendukung pada industri pertambangan dan juga dapat dikembangkan lebih lanjut pada industri lainnya,” ujar Andi Djajanegara Direktur Utama ABM dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (22/12).

Menurutnya, perubahan kegiatan usaha perseroan menjadi induk operasional tidak akan mengganggu bisnis utama anak usaha. Namun, justru sebaliknya. “Dengan adanya bisnis penyewaan alat dari ABM, kami bisa membantu anak usaha untuk fokus pada bisnis utamanya, sementara kami melengkapi kebutuhan-kebutuhan alat-alat tersebut. Dengan demikian, perusahaan dan anak-anak usaha akan menjadi semakin terintegrasi,” jelasnya.

ABM meyakini langkah perubahan kegiatan usaha ini akan memberi dampak positif kepada kinerja bisnis. Dengan memiliki sumber pendapatan yang lain, perusahaan akan dapat membiayai operasional tanpa harus tergantung kepada anak-anak usahanya.  “Meski ada perubahan kegiatan usaha ABM, fokus ABM tidak pernah berubah yaitu membantu meningkatkan kinerja anak-anak usaha kami. Kami optimistis bahwa perubahan ini akan mendukung pendapatan terkonsolidasi Grup ABM, dan lebih lagi akan memaksimalkan usaha Perseroan dalam meningkatkan potensi pertumbuhan dari anak-anak usaha,” jelas Andi.

Sesuai yang direncanakan, dengan adanya perubahan kegiatan usaha Perseroan, ABM akan menambah satu departemen operasional di bawah Divisi Perencanaan Strategi dan Pengembangan usaha yang dibawahi oleh Direktur Strategi Korporat, Yovie Priadi dalam organisasi Direktorat Strategi Korporat. Pembelian pompa untuk proses dewatering ini adalah milestone awal dari langkah Perseroan menjadi perusahaan induk operasional. Mulai 2014, sebanyak 80 unit pompa tersebut akan siap disewakan oleh ABM kepada para pelanggan.