Del Piero Pastikan Akan ke Indonesia

Del Piero Pastikan Akan ke Indonesia

17
0
BERBAGI
Pastor Markus Solo Kewuta SVD dan Alessandro Del Piero

VATIKAN-Pesebakbola dunia dari Italia, Alessandro Del Piero dalam waktu dekat akan mengunjungi Indonesia. Sekalipun belum diketahui kepastian waktunya, mantan pemain Yuventus itu menegaskan rencana kedatangannya di Indonesia melalui sebuah rekaman di Vatikan.

Rencana kunjungan itu  terungkap dalam video singkat Del Piero yang direkam oleh Pastor Markus Solo Kewuta SVD,  satu-satunya pastor asal Indonesia yang menjadi pejabat di Vatikan. Rekaman tersebut dikirimkan Markus Solo kepada AM Putut Prabantoro-Ketua Gerakan Ekayastra Unmada (Semangat Satu Bangsa) pada Minggu (9/10).

Sebanyak dua kali Markus Solo secara khusus bertemu dengan Alessandro Del Piero dalam Konferensi  Olahraga untuk Pelayanan Kemanusiaan (Sport At The Service of Humanity The First Global Conference on Sport & Faith) di Aula Paulus ke VI, Vatikan, Rabu (5/10). Konferensi yang berlangsung selama tiga hari itu, seperti yang dilaporkan oleh Markus Solo, dihadiri oleh Sekjen PBB Ban Ki-Moon, Ketua Komite Olimpiade Internasional Thomas Bach, para pemuka agama seluruh dunia dan para atlit.  Alessandro del Piero, menjadi tamu kehormatan dalam acara tersebut.

Dalam rekaman tersebut yang diterjemahkan oleh Markus Solo, Del Piero itu mengatakan, “Hei.. I am Allesandro. Hope to visit soon to Indonesia, and just to say Hei to the all football fans. See you soon.. bye bye .. Ciao…”.

Meskipun belum secara resmi, Markus Solo mengatakan, ada indikasi bahwa Del Piero akan bekerjasama dengan Vatikan untuk mengkampanyekan anti korupsi dan anti diskriminasi dalam bidang olahraga. Kunjungan ke Indonesia itu, menurut Markus Solo, dalam rangka kampanye aksi “Sport At The Service of Humanity” (Olahraga Dalam Pelayanan Bagi Kemanusiaan”.

Dalam pembukaan The First Global Conference on Sport & Faith, Paus Fransiskus mengajak pemimpin dan masyarakat olahraga untuk melawan diskriminasi yang terjadi dalam dunia olahraga dan sekaligus mengajak masyarakat olahraga untuk melawan korupsi  yang terjadi di dunia olahraga. Selain itu, pimpinan tertinggi Umat katolik itu juga menegaskan dimensi keterbukaan dari dunia olahraga dengan merangkul semua orang tanpa perbedaan.

Lebih jauh  Paus menjelaskan bahwa merupakan kepedihan yang sangat bagi olahraga dan kemanusiaan jika masyarakat tidak dapat mempercayai lagi hasil dari olahraga. Hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap olahraga akan menghilangkan antusiasme atau kegembiraan serta menyurutkan partisipasi masyarakat dalam olah raga.

Dalam olah raga sebagaimana kehidupan, Paus mengurai lebih dalam,  hasil dari sebuah pertandingan olah raga adalah penting. Namun demikian, bermain dengan baik dan jujur jauh lebih penting. Paus berkeyakinan bahwa konferensi tersebut mendorong  para peserta  konferensi untuk mengksplor lebih jauh tentang kebaikan dari olah raga dapat diberikan kepada masyarakat dunia.

Selain mengutuk korupsi dalam tubuh olah raga, Paus Fransiskus juga menyerukan agar para atlit olah raga bebas dari doping serta mendorong para atlit untuk menggunakan olah raga sebagai pengembangan personal dan kesetiakawanan.

Menurut Markus Solo, Alessandro del Piero adalah olahragawan dunia yang oleh Vatikan dipandang sebagai sosok yang memiliki integritas dan kredibilitas. Kehadiran Alessandro Del Piero dalam konferensi “Sport At The Service Humanity” memang diundang secara khusus oleh Vatikan dan mendapat antusiasme dari para peserta. “Ya boleh disebut, meski belum resmi, Alessandro itu duta untuk Sport At the Service Humanity. Yang jelas kunjungan Del Piero ke Indonesia dalam rangka mengkampanyekan gerakan anti korupsi, anti diskriminasi di olah raga dan sekaligus membangun perdamaian dan kerukunan dunia melalui olahraga. Olah raga tidak mengenal warna kulit dan juga untuk semua bangsa serta agama,” ujar Markus Solo seperti dikutip Putut Prabantoro.

Oleh karena itu, menurut Putut, Markus Solo menyediakan diri sebagai jembatan bagi siapa saja dari Indonesia yang ingin juga terlibat dalam kehadiran Del Piero di Indonesia