Diskon Tarif Tol Mudik Urusan Operator

40
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan memfungsikan Jalan tol Bawen-Salatiga sepanjang 18,3 Km untuk dapat dilalui pemudik mulai H-10 lebaran 2017

PASURUAN-Wacana pemerintah memberikan diskon sekitar 10 persen untuk tarif tol selama mudik 2018 menjadi urusan operator. “Itu urusan operator, BUJT (Badan Usaha Jalan Tol) tanya ke mereka. Sebab, kalau saya nanti dianggap intervensi,” kata Presiden RI Joko Widodo menjawab pers usai mengunjungi Tol Gempol Pasuruan seksi 2 di Pasuruan, Sabtu petang.

Presiden Jokowi bersama rombongan hadir di lokasi Itu hanya sekitar 15 menit dengan memakai jas hitam, berbaju putih dan berkain sarung, lengkap dengan kopiah hitam. “Kita ingin memastikan penggunaan jalan tol untuk mudik, tadi sudah kita pastikan dari Merak sampai di Pasuruan sudah bisa dipakai untuk mudik meskipun ada beberapa kilometer yang masih fungsional seperti ini,” kata Presiden Joko Widodo saat meninjau jalan tol Gempol-Pasuruan di Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu.

Presiden masih mengenakan sarung, selop, jas dan kopiah saat meninjau ruas tol Gempol-Pasuruan seksi 2 ruas Rembang-Pasuruan sepanjang 6,6 kilometer. Ruas tersebut dikerjakan oleh PT Hutama Karya-Gorip KSO yang ditargetkan selesai pada 20 Mei 2018. “Yang seperti ini sudah bisa dipakai, kita harapkan nantinya lebaran yang akan datang kelancaran lalu lintas akan bisa lebih baik,” tambah Presiden.

Selanjutnya jalan tol ruas Gempol-Probolinggo seksi 3 ditargetkan tersambung pada akhir 2018. “Nanti sampai Probolinggo akhir tahun, Insya Allah nanti sampai selesai nanti sampai Juni mulai pembebasan lahan dari Probolinggo sampai di tol Banyuwangi, mulai lagi konstruksi sudah berjalan,” ungkap Presiden.

Ia mengharapkan pada akhir 2019 akhir maka jalan tol dari Merak sampai Banyuwangi sudah bisa digunakan. “Ini target ya, mudah-mudahan di lapangannya juga ada semuanya. Sementara ini tidak ada kendala, tadi saya tanya pak gubernur tidak ada, tanya pak bupati tidak ada, semua sudah baik,” tambah Presiden.

Dengan adanya jalan tol ini, maka masyarakat pun punya pilihan saat arus mudik dan arus balik Lebaran 2018. “Artinya masyarakat bisa memilih arteri pantura atau pilih yang tol, ada pilihan, biasanya kan hanya satu, ini kan ada dua, jadi lebih lancar kan logikanya,” tegas Presiden.

Artinya Jalur mudik yang bisa digunakan adalah mulai Simpang Susun Gempol sampai dengan gerbang tol Pasuruan (20,5 kilometer). Ruas itu terdiri dari seksi 1 (13,9 km) sudah bertarif dan seksi 2 (6,6 km) tanpa tarif.

Dengan demikian, untuk ruas Gempol-Pasuruan ini masih menyisakan seksi 3 sepanjang 13,65 dari Pasuruan hingga Grati dengan kemajuan pembebasan lahan hampir 90 persen dan proses kontruksi. Hanya ada sedikit kendala yaitu adanya tanah yang belum bebas sebanyak 87 bidang (seksi 3B dan 3C) yang mengakibatkan keterlambangan konstruksi.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono pada kesempatan yang sama membenarkan bahwa pihaknya pada Rabu (16/5) akan mengumpulkan BUJT untuk membahas hal itu. “Pak Dirjen Bina Marga hari Rabu akan kumpulkan BUJT. Kami akan dorong, tidak hanya pusat perbelanjaan yang memberi `sale` (diskon) tetapi juga tol,” kata Basuki.

Basuki juga menggarisbawahi pemudik juga tidak perlu justru bahwa diskon tarif tol ini akan membuat tol macet karena rekayasa lalu lintas akan disiapkan oleh Korlantas POLRI,” katanya.

Basuki juga soal besaran dan kapan diberlakukannya sepenuhnya akan ditentukan oleh BUJT bersama asosiasi tol Indonesia.

Dirut PT Jasa Marga Tbk Desy Aryani yang ditemui pada kesempatan yang sama membenarkan bahwa pihaknya akan segera mengumumkan ke publik soal diskon tarif sekitar 10 persen.

“Soal tol mana saja dan kapan berlakunya nanti akan diumumkan. Awal bulan depan akan diumumkan. Tunggu saja,” katanya.