Genjot Suara, KH Maruf Temui Ulama Pamekasan

20

SURABAYA-Calon wakil presiden KH Ma’ruf Amin hari ini akan melanjutkan kampanye di Madura. Kiai Ma’ruf mengaku akan fokus pada penangkalan isu bahwa capres Joko Widodo disebut anggota Partai Komunis Indonesia (PKI).

“Ya artinya Madura harus berubah cara berfikirnya. Kalau dulu ada Pak Jokowi misalnya terprovokasi, saya ingin mengklarifikasi bahwa isu-isu PKI, anti ulama, kriminalisasi ulama itu tidak benar,” ujar Kiai Ma’ruf kepada media setibanya dia di Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (1/4/2019).

Di Madura, Kiai Ma’ruf dijadwalkan dengan sejumlah agenda di Kabupaten Sumenep dan Pamekasan. Di Sumenep, dia akan menghadiri kampanye terbuka di Lapangan Ahmad Yani.

“Selanjutnya ziarah dan haul makan Kiai Suhro di Pamekasan. Sampai sore nanti. Besok lanjut ke Lombok, NTB,” kata Kiai Ma’ruf.

Menuju Pulau Madura, Kiai Ma’ruf mempuh jalur darat kurang lebih empat jam perjalanan. Seperti diketahui, kunjungan Kiai Ma’ruf ke Madura kali ini untuk ketiga kalinya semasa kampanye. Pertama di bulan Oktober tahun lalu, Kiai Ma’ruf berada di Bangkalan. Selanjutnya, kunjungan pada bulan Maret kemarin.

Kiai Ma’ruf mengaku wilayah Madura mendapat perhatian khusus karena di tahun 2014, Madura dimenangkan oleh Prabowo Subianto. Selain itu, permintaan sejumlah kiai, sehingga dirinya memenuhi undangan itu.

“Iya permintaannya kiai Madura, saya ke Madura lagi. Jadi kalau sebelah sini dikunjungi, yang lain harus juga dihadiri. Jadi sebenarnya ini lebih pada permintaan kalangan Kiai di Madura,” beber Kiai Ma’ruf. ***