Glenn Fredly: Kita Dukung Orang Baik Pimpin Jakarta

Glenn Fredly: Kita Dukung Orang Baik Pimpin Jakarta

0
BERBAGI
Penyanyi Glenn Fredly

JAKARTA-Musisi papan atas Indonesia, Glenn Fredly berharap agar pemimpin Jakarta mendatang harus jatuh ke tangan orang baik yang menganggap jabatan itu sebagai amanah. Salah satu cirinya, menolak tegas politik uang (money politcs). “Saya percaya, mendukung orang baik itu penting. Kalau sampai hari ini dunia politik masih diwarnai politik uang maka saya percaya pasangan Ahok-Djarot menolak itu karena tugas itu amanah,” ujar Glenn.
Menurut dia, pasangan Ahok-Djarot mempunyai tanggungjawab besar untuk menunjukkan bahwa politik itu harus bersih. Politik bersih mutlak diperlukan supaya bangsa ini menjadi bangsa yang bermartabat. “Ini amanah besar buat Ahok-Djarot,” tuturnya.
Penyanyi berdarah Ambon ini mengatakan apa yang sudah dikerjakan Ahok harus dilanjutkan. Apalagi, sudah banyak bukti, betapa Ahok mencurahkan energinya untuk membangun Jakarta tercinta. “Bagi saya hal yang paling mudah menilai kepemimpinan itu dari apa yang sudah dikerjakannya. Dan warga Jakarta sudah bisa merasakan hasil kerja Ahok-Djarot,” ucapnya penyanyi bernama lengkaap Glenn Fredly Deviano Latuihamallo ini.

Karena itu, Glenn meminta dukungan warga Jakarta bersama memenangkan Ahok-Djarot supaya keduanya bisa melanjutkan tanggungjawab yang diberikan oleh seluruh warga jakarata. “Saya baru pulang dari Ambon dan banyak ngobrol dengan abang becak di sana. Mereka bilang disini, Islam dan Kristen yang hidup baku sayang mendukung Ahok dari Maluku,” urainya.

Sementara itu, mengenai aksi intoleran yang mencuat dalam pilkada DKI Jakarta, Glenn mengatakan aksi seperti itu bukan saja kemunduran, tetapi demokrasi yang sudah tumbuh di Indonesia dipaksa untuk berjalan mundur.

Untuk itu, Glenn berharap agar warga Jakarta harus berkaca pada kasus di Ambon, Maluku.

Daerah ini sempat porak poranda akibat konflik bernuansa suku, agama dan ras (SARA). Tetapi, sekarang Ambon sudah bangkit. Bahkan menjadi ‘laboratorium’ perdamaian di Indonesia.

Saat ini jelasnya,, narasi Islam-Kristen di Ambon itu sudah selesai. Narasi baru yang dibangun disana adalah bagaimana membangun konektifitas. “Dan hal ini mestinya terjadi di Jakarta. Jadi, Jakarta berkaca ke Poso, Ambon, Kalimantan yang pernah mengalami konflik horisontal. Ini menjadi catatan penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia,” tuturnya.

Dia menjelaskan, laboratorium perdamaian yang ada di Maluku harus menjadi contoh pembelajaran penting, tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi dunia.

Konflik horisontal yang terjadi di Maluku pada 1999 yang berlangsung selama hampir 5 tahun itu menjadi catatan bagaimana masyarakat disana belajar ternyata politik pecah belah sangat membekas bagi masyarakat. “Jakarta harus berkaca ke Ambon. Mestinya, pemimpin Indonesia baik itu di eksekutif, legislatif dan yudikatif harus belajar bahwa bangsa ini tidak bisa jalan secara parsial,” imbuhnya.

Dia menambahkan, Pilkada Jakarta menjadi episentrum untuk berbicara tentang Indonesia hari ini dan kedepan. Karena itu, perpolitikan di Jakarta mestinya menjadi rule model bagi daerah lain. “Masih banyak daerah lain yang tidak mau terprovokasi dengan dinamika Jakarta. Itu sebabnya, ‘arogasi” politik Jakarta harus segera dihapuskan. Karena ini menyangkut masa depan NKRI atas dasar Pancasila,” ungkapnya.

Senada dengan Glenn, Vokalis grup musik papan atas, Nidji, Giring Ganesha mengaku kagum dan sangat terinspirasi oleh Basuki yang begitu peduli pada warga DKI Jakarta. “Sekarang saya berdoa yang terbaik saja untuk Pak Basuki. Tapi ingat, kalau nanti Pak Basuki terpilih jadi Gubernur, jangan bandel ya Pak! Kalau bandel, nanti saya akan siap sentil. Kita warga Jakarta akan ingatin bapak terus,” ujar Giring.

Giring menyebut Ahok sebagai duta kota Jakarta yang jujur, adil, dan tidak pernah toleran  terhadap koruptor.

Giring sendiri berjanji akan membuat video klip bersama Ahok. Mereka akan berduet menyanyikan lagu “Laskar Pelangi”. “Minggu depan kalau mau dengar Pak Basuki nyanyi, saya bakal bikin video berdua sama Pak Ahok. Kita tantang Pak Basuki  nyanyi Laskar Pelangi bagaimana, setuju enggak?” kata Giring.