Gubernur Lemhanas Lapor Pajak Online dengan E-Filing

88
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Budi Susilo Soepandji/photo dok beritasatu

JAKARTA-Setelah sejumlah pejabat Negara menyampaikan laporan pajak melalui e-filing,  kini giliran Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Budi Susilo Soepandji menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi secara online melalui e-Filing.  Pengisian form E-Filing ini didampingi Direktur Jenderal Pajak, Ken Dwijugiasteadi.

Gubernur Lemhanas menyambut baik penggunaan teknologi e-filing. Hal ini  sangat mendukung pajak sebagai salah satu bagian dari keadilan sosial yang merupakan pertahanan Negara yang terutama. “Lemhanas juga akan mengkaji integrasi pajak sebagai bagian dari kurikulum Lemhanas,” jelasnya di Jakarta, Selasa (29/3).

Penyampaian SPT secara online merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperbaiki administrasi perpajakan di Indonesia salah satunya dengan perluasan penggunaan sistem informasi dan teknologi modern yang memberikan pengalaman lapor pajak yang lebih mudah, cepat dan aman.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seluruh Aparatur Sipil Negara, anggota Polri dan anggota TNI wajib menyampaikan SPT secara online dengan sistem e-filing. Kemudahan pelaporan SPT menggunakan e-filing telah dibuktikan sejumlah pejabat tinggi Negara dan pimpinan daerah, termasuk Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, para Menteri Kabinet Kerja, Ketua BPK, Kepala BIN, Gubernur DKI Jakarta dan Gubernur D.I. Yogyakarta.

Pajak merupakan sumber utama penerimaan Negara dan untuk itu Ditjen Pajak mengajak seluruh masyarakat untuk mengambil bagian bergotong royong dalam mendanai pembangunan nasional dengan menghitung, membayar dan melaporkan pajak secara jujur dan benar.

Apabila Wajib Pajak menemui kesulitan atau membutuhkan penjelasan lebih lanjut mengenai tata cara dan peraturan perpajakan, dapat menghubungi Kring Pajak di 1500 200 atau datang ke KPP atau KP2KP terdekat. Seluruh pelayanan yang diberikan tidak dipungut biaya karena #PajakMilikBersama.