Jokowi Ajak Pendukung Rebut 60% Suara Warga Kerawang

13

KERAWANG-Calon presiden Joko Widodo atau Jokowi mengingatkan kepada pendukungnya agar selalu waspada terkait perolehan suara Pemilu 2019. Karena Pemilu 2014 lalu, pasangan Jokowi-JK kalah di Wilayah Karawang 2014.

Hal ini disampaikannya saat hadir di kampanye terbuka di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Jawa Barat.
“Perlu saya ingatkan 2014 di Karawang, Jokowi-JK hanya dapat 40 persen. Tetapi dengan milintasi dengan semangat pagi ini saya meyakini diatas 60 persen,” ucap Jokowi di Stadion Singaperbangsa Karawang, Jawa Barat, Senin (9/4/2019).

Dia pun mengajak semua pendukungnya untuk meraih angka tersebut. “Siapa yang setuju target 60 persen, tunjuk jari. Kalau semangat seperti ini, saya semangat banget. Saya meyakini InsyaAllah minimal 60 persen,” kata Jokowi.

Dia menuturkan, jika hasilnya melebihi ekspektasi, justru lebih baik. “Kalau hasilnya 65 persen enggak apa-apa, 75 persen enggak apa-apa, tapi minimal 60 persen. Tunjuk jari lagi,” terangnya.

Lebih jauh Jokowi mengatakan pemilihan umum adalah pesta demokrasi. Maka itu sebagai pesta harus diisi dengan gembira bukannya marah-marah. Oleh sebab itu, pendukungnya yang setuju agar mengacungkan telunjuk satu jari. “Kita harus gembira karena pesta demokrasi adalah pesta kegembiraan. Siapa setuju tunjuk jari, siapa pesta demokrasi adalah kegimbaraan tunjuk jari,” ajaknya.

Jokowi menuturkan dalam pesta demokrasi juga tidak diisi dengan cara-cara menakut-nakuti dan tidak menggunakan narasi pesimis. Serta tidak marah-marah di saat kampanye.

“Jadi pesta demokrasi adalah kegembiraan jangan sampai malah ada yang menakut-nakuti, jangan sampai ada yang pesimis, jangan sampai ada yang suka marah-marah,” kata mantan gubernur DKI Jakarta itu.

Ia pun mengingatkan para pendukungnya datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mencoblos pada 17 April nanti. Jokowi pun berpesan kepada mereka untuk datang ke TPS dengan menggunakan baju putih.

Jokowi juga kembali menyampaikan pesan kepada para pendukungnya agar memilih kandidat yang berbaju putih di surat suara.

“Marilah kita gerakkan saudara-saudara kita, teman-teman kita, kawan-kawan kita saudara sekampung kita untuk tanggal 17 berbondong-bondong ke TPS. Memakai baju? Putih. Karena yang mau dicoblos bajunya? Putih. Nomornya kosong satu,” pungkasnya. ***