LPS Tutup 47 Bank

40

JAKARTA- Direktur Klaim dan Resolusi Bank LPS Noor Cahyo  mengatakan sejak tahun 2006 lalu, LPS telah menutup  sebanyak 46 Bank Perkreditan Rakyat dan satu bank umum. Total dana kelolaan (DPK) dari BPR dan Bank Umum yang ditutup tersebut mencapai Rp 1,15 triliun.”Progress likuidasi sampai dengan 31 Desember 2012, 34 bank selesai, 13 bank masih berjalan, termasuk yang dilikuidasi tahun 2012,” papar Noor di Kantor Pusat LPS, Kamis (7/2).
Mengenai proses pembayaran klaim, berdasarkan hasil rekonsiliasi dan verifikasi terhadap 47 bank yang dicabut izin usahanya tersebut, dari total simpanan sebesar Rp 1,15 triliun, yang termasuk simpanan layak bayar hanya sebesar Rp 897,07 miliar
Sementara sisanya sebesar Rp 262,30 miliar, termasuk yang tidak layak bayar. “Tidak layak bayar ini penyebabnya adalah memiliki bunga di atas LPS rate, tidak ada aliran dana masuk, dan memiliki kredit macet yang lebih besar dari simpanannya,” jelas Noor.
Untuk simpanan yang tidak layak dibayar klaimnya oleh LPS akibat bunga di atas LPS rate adalah sebesar Rp 220 miliar. Sementara yang tidak layak bayar karena tidak ada aliran dana masuk mencapai Rp 13 miliar, dan memiliki kredit macet yang lebih besar dari simpanannya sebesar Rp 29 miliar.
Dari total 897 miliar simpanan yang layak dibayar klaimnya oleh LPS, yang telah dibayar oleh LPS sebesar Rp 664 miliar. “Ini yang belum cairkan klaim antara lain sebabnya simpanannya kecil. Misal dia punya tabungan Rp 100.000, tapi ongkos pencairannya sampai Rp 200.000, jadi dia relakan saja,” tutup Noor.