Mendukung Ekonomi Indonesia Melalui Semangat Kewirausahaan

125

JAKARTA-Citi Indonesia terus berkomitmen untuk menjalin sinergi dengan mitra-mitra strategis untuk membantu masyarakat di bidang finansial melalui dua cara yaitu bimbingan bagi para UMKM serta pendidikan keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat. Program CMA ini diharapkan dapat semakin meningkatkan semangat para pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha mereka.

Citi Microentrepreneurship Award (CMA) adalah salah satu bentuk nyata kepedulian Citi Indonesia yang berupa dukungan dan penghargaan kepada para pelaku usaha mikro dengan omzet tahunan di bawah Rp100 juta, sekaligus perluasan jejaring untuk Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang memberi pinjaman bagi pelaku UMKM tersebut. Sejak diluncurkan pada tahun 2005, sebanyak 4.403 pelaku usaha mikro dari seluruh pelosok Indonesia telah turut berpartisipasi dalam CMA, program ini juga sudah  menghasilkan 82 orang pemenang.

Country Corporate Affairs Head Citi Indonesia Agung Laksamana mengatakan CMA saat ini telah memasuki tahun ke sembilan, dan ada empat kategori yang akan diperlombakan, yaitu Wirausaha Mikro Perempuan, Wirausaha Mikro Sosial, Wirausaha Mikro Berwawasan Lingkungan, dan Wirausaha Mikro Pelestarian Kebudayaan. Untuk masing-masing kategori, dewan juri akan menetapkan dua pemenang yang berhak menerima hadiah pertama senilai Rp20 juta dan hadiah kedua Rp15 juta. Secara umum juga akan dipilih wirausaha mikro terbaik yang akan memperoleh Rp25 juta. Mulai  tahun ini, CMA juga akan memilih Lembaga Keuangan Mikro dengan program pembinaan UKM yang paling inovatif.

Menandai peluncuran CMA 2013, UKM Center FEUI juga menggelar talk show yang menghadirkan tiga narasumber yaitu Suratinah-pemenang pertama CMA 2007 kategori kerajinan , Fran Suharmaji-Pembina Terbaik CMA 2011 karena program pembinaannya terhadap UKM serta Agung Laksamana-Country Corporate Affairs Head Citi Indonesia. Sedangkan penanggap dalam acara ini adalah Tika Bisono, psikolog yang juga adalah pemerhati perkembangan dan pemberdayaan UKM. Tika juga merupakan salah satu juri program CMA 2013, selain juri-juri lainnya yang berasal dari kalangan akademisi, perbankan, media, pengusaha, serta pemerintah.

Dalam kesempatan ini, Citi Indonesia bersama UKM Center FEUI juga meluncurkan buku Merah Putih Usaha Mikro Indonesia. Buku yang mengulas cerita daya juang para finalis CMA sejak pertama kali diadakan dan diharapkan dapat menginspirasi banyak kalangan. Buku ini akan diperuntukkan bagi LKM dan pemberdaya pelaku usaha mikro di seluruh tanah air.

Untuk terus meningkatkan dukungan kepada pelaku usaha di Indonesia, mulai tahun ini Citi Indonesia bekerjasama dengan UKM Center FEUI mengadakan workshop di 5 kota yaitu Depok, Serang, Semarang, Yogyakarta dan Surabaya. Kepala UKM Center FEUI, Sisdjiatmo K. Widhaningrat mengatakan, “Workshop ini bertujuan untuk membina dan mendampingi pengusaha mikro peserta program dalam memajukan usaha yang mereka jalankan, selain sebagai sesi diskusi problem solving atas masalah yang mereka miliki dalam menjalankan usahanya.”