Pelindo III Siapkan Labuan Bajo Sebagai Hub

41
Pelindo III

SURABAYA-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) segera menyerahkan sejumlah pelabuhan unit pelaksana teknis (UPT) yang selama ini dikelola Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub kepada PT Pelabuhan Indonesia atau Pelindo III (Persero).

Penyerahan beberapa pelabuhan UPT kepada BUMN Kepelabuhanan pada November 2016 mendatang. Sebelumnya, Kemenhub dijadwalkan menyerahkan delapan pelabuhan hingga akhir tahun ini.

Delapan pelabuhan UPT tersebut, antara lain Pelabuhan Labuan Bajo, Pelabuhan Atapupu, Pelabuhan Reo, dan Pelabuhan Wini di Nusa Tengggara Timur. Pengembangan pelabuhan-pelabuhan tersebut, baik dengan penambahan alat maupun sumber daya manusia agar semakin produktif.

Industri pariwisata masih menjadi andalan di Kawasan Timur Indonesia. Untuk itulah dibutuhkan pelabuhan untuk kapal pesiar. PT Pelindo III berencana menjadikan Labuan Bajo sebagai hub pelabuhan kapal pesiar. “Dari Labuan Bajo, wisatawan bisa naik kapal ke sebelah timur ke Ende, Waingapu, Kalabahi, Kupang, Maumere. Kalau ke barat bisa ke Lombok, Bali, Sumbawa, hingga Probolinggo,” kata Kepala Humas Pelindo III (Persero), Edi Priyanto.

Menurutnya, pariwisata menjadi sektor yang sangat menjanjikan. Karenanya PT Pelindo III melebarkan sayap usaha dengan menggarap sektor pariwisata melalui anak perusahaan, PT Pelindo Properti Indonesia (PPI).

Di Labuan Bajo nantinya akan dibangun Komodo Marina. Obyek wisata ini akan difungsikan sebagai fasilitas pariwisata maritim di lokasi yang sering dijadikan persinggahan sebelum ke Pulau Komodo.  “Beragam fasilitas dapat menyedot yacht lebih banyak. Apalagi, kawasan marina dikembangkan terintegrasi dengan wisata bahari yang dilengkapi resort, eco park, maupun fasilitas lainnya,” kata Edi.

Dia menjelaskan, fokus perseroan saat ini adalah merapikan pelabuhan-pelabuhan tersebut. Untuk mempercepat pelaksanaannya, dibutuhkan kerjasama yang intensif dengan pemerintah daerah setempat untuk menyiapkan paket wisata menarik dengan mengusung kekhasan daerah. “Dana yang dibutuhkan untuk merapikan satu pelabuhan sekitar Rp 100 miliar. Pelindo III membawahi 43 pelabuhan yang tersebar di 7 propinsi dan banyak diantaranya yang berukuran kecil,” pungkasnya.