Penjualan Motor Tetap Naik

44
tempo.co

JAKARTA–Dampak kenaikkan harga BBM bersubsisi justru mendorong konsumen menggunakan  sepeda motor ketimbang mobil di Indonesia. Hal ini terlihat dari  melonjak 21,7% angka penjualan pada Juni 2013 lalu.

Menurut Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), diperkirakan 659.504 unit sepeda motor terjual selama Juni. Tentu saja ini  merupakan kenaikan penjualan tertinggi sepanjang tahun 2013 ini atau naik 2,3% secara bulanan.

Sementara itu, pemimpin penjualan adalah Honda, Yamaha dan Suzuki. Sebelumnya, pemerintah Indonesia mengumumkan kenaikan harga BBM pada tanggal 22 Juni lalu sebesar 22% untuk solar dan kenaikan 44% untuk bensin.

Ditempat terpisah, kata Pemimpin Cabang PT FIF GROUP, memasuki bulan suci Ramadan, masyarakat justru semakin gencar untuk membeli sejumlah kebutuhan rumah tangga untuk menyongsong kemudahan dalam menjalan kan ibadah puasa dan dating idul fitri.

Tidak terkecuali untuk pembelian sepeda motor juga membludak tanpa terpengaruh oleh kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) akhir akhir ini. “Memang fruktuasi menjelang bulan puasa setiap tahunnya penjualan meningkat pesat namun tahun ini kami tidak menyangka akan setinggi ini karena ada kenaikan harga BBM,” terangnya.

Berdasarkan catatan, pembelian motor Honda melalui salah satu perusahaan pembiayaan, PT FIFGOUP, selama Juni 2013 dibadingkan Mei 2013, pihaknya mencapai peningkatan pembelian hingga 155 persen untuk wilayah pemasaran Makassar meliputi kota Makassar, Maros dan Pangkep.  “Padahal sebelumnya sudah ada prediksi bahwa pembelian akan merosot karena BBM naik,” ucapnya

Sebelumya, pihaknya mencatat kucuran dana kredit rp 20 miliar per bulan untuk pembelian motor baru dari total 1300 unit perbulannya.

Jadi jika diasumsikan total dana Rp 20 miliar untuk setiap bulan meningkat 155 persen menjadi Rp 51 miliar dan jumlah unit motor mencapai 3315 unit. “kucuran dana Rp 10-14 juta perorang untuk satu unit motor,” kata Zammidar. **cea