Pertumbuhan Konsumsi Masyarakat Semakin Menguat

29

JAKARTA-Hasil Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia (BI) pada bulan Desember 2013 mengkonfirmasi perkembangan konsumsi rumah tangga yang masih kuat pada triwulan IV-2013. Hal ini tercermin dari pertumbuhan Indeks Penjualan Riil (IPR) sebesar 12,1% (mtm) atau 26,6% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang tercatat 5,0% (mtm) atau 17,9% (yoy). Kenaikan pertumbuhan IPR tersebut terjadi pada hampir seluruh kelompok barang. Kenaikan penjualan eceran antara lain dipengaruhi oleh pola musiman menjelang perayaan Natal dan tahun baru.

Pada Januari 2014, konsumsi rumah tangga diperkirakan masih kuat.  Hal ini tercermin dari IPR yang tumbuh 28,7% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan IPR bulan Desember 2013. Kenaikan pertumbuhan terjadi pada hampir seluruh kelompok komoditas, kecuali kelompok suku cadang dan aksesoris.

Survei Penjualan Eceran juga mengindikasikan tekanan kenaikan harga dari sisi pedagang pada 3 bulan yang akan datang masih cukup tinggi. Indikasi ini ditunjukkan oleh indeks ekspektasi harga 3 bulan mendatang (Maret 2014) yang meningkat menjadi 168,4 dari 164,1 pada bulan sebelumnya. Tekanan ini utamanya disebabkan oleh kenaikan harga bahan baku dan terganggunya pasokan akibat pengaruh musiman.