Puncak Arus Mudik, Konsumsi Pertamax Turbo Naik Lebih Dari 70%

13

BANDUNG-Kesadaran pemudik dalam menggunakan bahan bakar yang lebih baik terlihat pada arus mudik kali ini. Tim Posko Nasional Sektor ESDM mencatat hingga H-3 Idulfitri 1440 H konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax / Akra 92 naik 35,03% dan Pertamax Turbo naik 70,99% dibanding rataan normal.

“Kenaikan Pertamax Turbo lebih dari 70 persen. Hal ini salah satunya menunjukkan masyarakat cenderung memilih BBM dengan kualitas tinggi untuk kegiatan mudik kali ini,” ungkap Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementereian ESDM Agung Pribadi di Bandung (3/6).

Pada H-3 Idulfitri, tim posko nasional sektor ESDM melaporkan realisasi penyaluran dibandingkan rataan normal untuk BBM jenis gasoline yakni Premium naik 23,74%, Pertalite naik 16,95%, Pertamax / Akra 92 naik 35,03% dan Pertamax Turbo naik 70,99%.

Sementara secara umum realisasi penyaluran BBM Gasoil justru mengalami penurunan sebesar 19% dengan rincian Solar / Akrasol turun 26,98%, Pertamina Dex naik 47,76%, Dexlite turun 11,12%. Sedangkan BBM jenis Avtur naik 22,43%, sementara Kerosene mengalami turun 95,77%.

Tim Posko Nasional Sektor ESDM juga melaporkan stok BBM Nasional dalam kondisi Normal yaitu BBM jenis Premium dengan coverage days 19 hari, Pertalite dengan coverage days 20 hari, Pertamax/Akra 92 dengan coverage days 22 hari, Pertamax Turbo dengan coverage days 54 hari.

Sedangkan BBM jenis Solar / Akrasol dengan coverage days 25 hari, Dexlite dengan coverage days 71 hari, Pertamina Dex dengan coverage days 41 hari, Kerosene dengan coverage days 60 hari dan Avtur dengan coverage days 42 hari.

Menurut informasi sempat terjadi antrian panjang di SPBU 54.631.19 yang terletak di jalur Madiun – Ponorogo, telah berangsur normal setelah pengiriman hari Minggu ke SPBU Premium 8 kl dan Pertalite 16 KL, yang tiba di SPBU jam 10.00 WIB dengan jarak depot 10 Km. Untuk masa satgas tidak ada pembatasan BBM dan Stok di TBBM Madiun cukup aman, SPBU terdekat berjarak 5 Km.

Kondisi pasokan LPG dan BBG juga dilaporkan dalam kondisi aman. Stok LPG 358.459 MT, realisasi 25.566 MT dengan coverage days 16 hari. Sedangkan Stok BBG 184.500 M3 dengan realisasi 30.291 M3 yang tersebar dalam 16 SPBG di seluruh Indonesia. Untuk Jargas, status aman dengan realisasi 377.954 M3 yang tersebar dalam 18 penyaluran Jargas di seluruh Indonesia.

“Guna mengamankan pasokan, Pertamina yang berkoordinasi dengan Pemda setempat menggelar Operasi Pasar LPG Subsidi di 43 titik di Sambas Kalimantan Barat,” pungkasnya.