Tol Trans Jawa Masih Sulit Tersambung

117
kompas

SOLO-Proyek infrastruktur jalan tol Trans Jawa tampaknya masih menemui kendala berat. Bahkan sulit bisa tersambung hingga 2015. Alasannya masih klasik soal pembebasan lahan. “Saya belum bisa menyampaikan, tapi saya kira hingga 2015 nanti belum akan selesai seluruhnya,” kata Menteri Pekerjaan Umum (PU), Djoko Kirmanto di Solo, Rabu,(2/10).

Namun Djoko, menegaskan mayoritas proyek tol tersebut sudah selesai. “Yang jelas sebagian besar sudah akan nyambung. Berapa persennya yang sudah jadi itu nantinya, saya belum bisa menyampaikan tetapi pasti sudah sebagian besarnya,” tambahnya
Diakui Djoko, banyak kendala yang dihadapi di lapangan dalam menyelesaikan sisa pembangunan. Namun kendala terbesar adalah mengenai pembebasan lahan. “Kita sudah terus intensif melakukan pendekatan dengan koordinasi dengan Kemendagri dan pemerintah di daerah,” ujarnya
Menurutnya banyak aspek yang harus ditempuh dalam proses pembesan lahan milik kas negara maupun milik pribadi. “Namun memang memang masalah pembebasan tanah ini kan bukan masalah mudah, karena menyangkut hak pemilik tanah yang harus dihargai,” paparnya
Hingga saat ini kendala pembebasan tanah itu, menurut Djoko, masih dihadapi di berbagai lokasi di sejumlah daerah. Jumlahnya masih mencapai angka yang cukup besar. “Ini kan proyek jalan tol yang mencapai 1.000 km. Hitungannya bukannya titik, melainkan menyangkut ribuan pemilik. Kalau dalam proyek ini bahkan ya menyangkut ratusan ribu pemilik tanah,” terangnya
Jalan Tol Trans Jawa adalah jaringan jalan tol yang menghubungkan kota-kota di pulau Jawa. Jalan tol ini menghububngkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya melalui jalan tol.
Tol Trans Jawa sepanjang sekitar 1.000 km tersebut melanjutkan jalan-jalan tol yang sekarang sudah ada, seperti Tol Cikampek, Cirebon, Semarang dan Surabaya, sedangkan sisa ruas jalan tol yang akan dibangun adalah sepanjang 642,56 Km. **cea