Pengguna Kartu Kredit Diprediksi Turun

Kamis 2 Okt 2014, 12 : 13 pm
kartu kredit BNI

JAKARTA-Pembatasan kepemilikan kartu kredit berdasarkan gaji diprediksi bisa berpengruh pada penurunan pengguna kartu kredit di BNI.

“Pasti ada yang berkurang di BNI, tapi seberapa yang bisa kita manage? Kita punya kartu kredit 1,7 juta,” kata General Manager Bisnis Kartu PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Dodit Wiweko Probojakti, Jakarta, (02/10/2014)

Menurut Dodit, bisnis kartu kredit jadi salah satu andalan perbankan.

Namun BNI, Tbk memperkirakan pemilik kartu kredit yang punya pendapatan antara Rp3 juta sampai Rp10 juta tidak banyak.

“Jumlah nasabah kartu kredit ada 1 juta orang. Dari angka itu, hanya 52.000 orang yang ada di batas pendapatan Rp 3 juta sampai Rp 10 juta per bulan,” ungkapnya

Oleh karena itu demi mengantisipasi penurunan pengguna kartu kredit maupun penutupan kartu kredit akibat pembatasan ini, kata Dodit, pihaknya akan meningkatkan layanan kepada nasabah kartu kredit.

“Kita akan bikin program-program loyalty yang bagus yang bisa tingkatkan loyalitas. Contohnya, kami punya sekitar 4.000 merchant programs yang dijalankan setiap tahun, mulai dari grocery, dining, travel, gadget, lain-lain,” tandasnya.

Lebih jauh Dodit menjelaskan nasabah akan diseleksi, mana yang memberikan nilai transaksi yang besar.

Ini akan menentukan layanan seperti apa yang akan diberikan kepada nasabah tersebut.

“Yang lebih spesifik, kita lihat kebiasaan penggunaan kartu kreditnya. Transaksi terbesar di mana?,” tegasnya

Tak hanya itu, Dodit juga akan mengungkap bagaimana perilaku para nasabah.

“Merchant-nya seperti apa? Apa dia pengguna airlines tertentu? Suka beli gadget? Itu akan kami akan monitor. Kami beri program sesuai kebiasaan transaksinya,” pungkasnya. (ek)

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

olahan pangan singkong sebanyak 3,3 ton di ekspor ke Korea Selatan dan kopi sebanyak 39,6 ton ke Mesir.

Rangkaian Hari Jadi ke-3, KOPITU Rayakan Ultah Dengan Ekspor Komoditi Pertanian

JAKARTA-Pemerintah terus berupaya menggairahkan ekspor komoditas pertanian Indonesia di tengah
Realisasi bidang kesehatan tercatat sebesar Rp77,18 triliun atau 35.9% dari pagu sebesar Rp214,96 triliun

Realisasi PEN 2021 Capai Rp326,74 Triliun

JAKARTA-Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)