BI rate Tekan Kredit Perbankan

Jumat 12 Jul 2013, 5 : 52 pm

JAKARTA-Kenaikan BI rate sebesar 6,50 % bisa menjadi instrumen yang ampuh guna meredam inflasi.  Melalui kebijakan ini maka Bank Indonesia (BI) berniat menurunkan pertumbuhan kredit perbankan. “Memang BI coba atasi dengan naikan BI Rate itu yang menjadi sasaran BI meskipun pertumbuhan kredit bisa menurun,” kata ekonom HSBC, Ali Setiawan di Jakarta, Jumat (12/7).

Menurut Ali, kenaikan BI rate itu merupakan cara BI dalam menjaga nilai tukar rupiah dan menurunkan permintaan, sehingga inflasi tidak naik terlalu tinggi. Bahkan dengan kebijakan moneter itu, semakin tampak usaha menjaga nilai rupiah dengan menurunkan pertumbuhan kredit perbankan. “Jadi BI selalu menggunakan cadangan devisanya untuk jaga rupiah nah itu kan sudah dilakukan,” tambahnya

Selain menaikan BI rate, BI juga melakukan kebijakan bauran untuk menahan laju pertumbuhan kredit yang tidak berkualitas. Termasuk dengan memberikan tambahan Loan to Value (LTV) untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi pembeli kedua dan ketiga dengan besaran 60 dan 50 %.

Diakui Ali, kebijakan itu dinilainya dapat menjaga kredit yang tidak produktif dan rentan menimbulkan bubble. Meskipun masih jauh dari level mortgage, kebijakan tersebut patut dijaga agar pertumbuhan harga properti tidak timbulkan kelonjakan terlalu tinggi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

MCFE Enterprise MVision Privat Access: Saatnya Zero Trust Security

JAKARTA-McAfee Enterprise (MCFE) mengumumkan ketersediaan solusi keamanan siber berbasis Zero

Humas Kota Bekasi Lakukan Penguatan Fungsi PPID

BEKASI-Humas Kota Bekasi selaku PPID Utama mengadakan rapat koordinasi penguatan