IHSG Berpotensi Melanjutkan Penguatan, Seiring Sentimen Global dan Regional

Rabu 20 Mar 2024, 9 : 47 am
saham
Ilustrasi

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Jakarta (BEI) diperkirakan melanjutkan penguatan pada perdagangan saham, Rabu (20/3/2024), seiring sentimen global dan regional.

Demikian dikemukakan Ashalia Fitri Yuliana, analis pasar modal PT Samuel Sekuritas Indonesia dalam laporan riset hari ini.

Ashalia mengemukakan, pada perdagangan semalam (19/3) bursa AS ditutup menguat. Dow Jones +0.83%, S&P 500 +0.63% dan Nasdaq +0.39%.

Pasar kembali menguat di saat investor bersiap untuk keputusan suku bunga Fed, sementara Nvidia berhasil bangkit setelah sempat melemah di awal sesi setelah peluncuran chip AI terbarunya. Yield UST 10Y turun -3.4 bps (-0.79%) ke level 4.29% dan USD Index naik +0.23% ke level 103.82

Pasar komoditas ditutup mayoritas melemah.

Nikel misalnya -2.90% ke level USD 17,417, batubara -2.07% ke level USD 125.1/ton, CPO -0.92% ke level MYR 4,201 sedangkan minyak +0.52% ke level USD 83.2/bbl dan emas +0.87% ke level USD 2,183/toz. 

Pada perdagangan kemarin (19/3), bursa regional ditutup cenderung melemah. Indeks Hangseng -1.24%, Shanghai -0.72% sedangkan Nikkei +0.66%.

EIDO ditutup menguat +0.31%.

Sementara itu, IHSG ditutup menguat +0.66% ke level IDR 7,350 dengan investor asing mencatatkan keseluruhan net buy sebesar IDR 762.2 miliar.

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

Menteri ESDM: Sumber EBT Melimpah Wujudkan Kemandirian Energi

JAKARTA-Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif berharap
Sinyal Fed tapering atau pengurangan stimulus dari bank sentral Amerika Serikat sepertinya terlihat semakin jelas akan berlangsung di kuartal keempat ini. Kenaikan Fed Rate diproyeksikan akan maju lebih cepat dan terjadi di tahun 2022, menjadi 0,50%.

Fed Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Oleh: Freddy Tedja Di bulan November ini bank sentral Amerika