IHSG Berpotensi Rebound

Selasa 14 Mei 2013, 4 : 53 pm
by
IHSG
Ilustrasi

JAKARTA-Bursa AS bergerak  sideways  pada perdagangan semalam dan ditutup flat seiring  sentimen negatif dari rilis data industrial output China yang lebih buruk dari ekspektasi.

Hal ini terkompensasi oleh data retail sales AS di bulan April yang tumbuh 0.1% MoM, lebih baik dari ekspektasi.

Harga minyak dunia kembali melanjutkan koreksinya semalam ke level US$95.1/barel seiring kenaikan produksi dari OPEC, sementara harga metal dunia bergerak mixed dengan kecenderungan menguat.

Harga CPO Rotterdam kembali menguat 1.5% semalam.

Mayoritas bursa Asia  mengalami technical rebound pagi ini setelah terkoreksi cukup signifikan pada perdagangan kemarin dan memfaktorkan data retail sales AS yang lebih baik dari ekspektasi.

Harga minyak rebound pagi ini ke level US$95.4/barel, sementara nilai tukar Rupiah relatif stabil di level Rp9,735/US$.

IHSG sendiri hari ini berpeluang mengalami technical rebound seiring penguatan bursa regional.

Beberapa  saham yang melemah signifikan pada perdagangan kemarin diperkirakan akan menguat antara lain  saham sektor banking dan semen serta ASII.

Resistanceindeks berada di level 5,075.

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

Jumlah Penduduk Miskin Indonesia Berkurang 4,25 Juta

JAKARTA-Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) mencatat selama 5 (lima)
PT Samudera Indonesia Tbk

Ramayana Lestari Sentosa Bagi Dividen Rp50 per Saham

JAKARTA – Dividen PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) tahun