IHSG Berpotensi Terkoreksi Lagi, Mainkan AUTO, BBTN, MTEL dan ERAA

Rabu 22 Nov 2023, 7 : 15 am
by
IHSG
Ilustrasi

JAKARTA-Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berpotensi mengalami koreksi lanjutan, setelah kemarin dominan bermain di zona merah dan ditutup melemah 0,47 persen ke level 6.961.

Pelemahan IHSG di perdagangan Selasa (21/11) dipengaruhi oleh penurunan harga pada 297 saham, sedangkan sebanyak 225 saham mengalami kenaikan dan ada 231 saham yang tidak mengalami perubahan harga.

Nilai transaksi kemarin tercatat Rp9,06 triliun atau lebih besar dibanding sehari sebelumnya Rp8,24 triliun.

Menurut analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, koreksi IHSG dibayangi oleh peningkatan volume penjualan.

Adapun total volume transaksi di sepanjang perdagangan kemarin mencapai 22,29 miliar saham atau meningkat dibanding sehari sebelumnya yang sebanyak 17,04 miliar saham.

“Selama IHSG tidak menguat di atas 7.011 sebagai resistance terdekatnya, maka saat ini posisi IHSG sedang berada di awal Wave iv dari Wave (iii),” kata Herditya dalam riset Daily Scope Wave untuk perdagangan Rabu (22/11).

Dia menjelaskan, pola pergerakan secara teknikal tersebut menunjukkan bahwa IHSG masih rawan terkoreksi untuk menguji kisaran 6.885-6.915 dan sekaligus akan menutup gap.

Saat ini support IHSG di level 6.887 dan 6.760, sedangkan resistance-nya di level 7.020 dan 7.040.

Untuk perdagangan hari ini, kata Herditya, MNC Sekuritas merekomendasikan kepada para trader agar menerapkan strategi Buy on Weakness pada saham AUTO, BBTN dan MTEL, sementara itu ERAA memiliki rating trading Speculative Buy.

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

Kasikornbank Bakal Kuasai Saham BMAS Hingga 67,5%

JAKARTA-Anak usaha Kasikornbank Public Company Limited (KBank), yakni Kasikorn Vision

CIMB Niaga Syariah Permudah Akses Bagi Nasabah

JAKARTA- CIMB Niaga Syariah terus berekspansi dengan mengembangkan jaringannya ke